Dragbike Paman Birin Juara Umum Dibawa ke Jawa Tengah

“Sebelumnya, jumlah peserta mencapai 400. ternyata bisa memenuhi target hingga 499 peserta,” kata Bang Zoom.

Banjarmasin, KP – Piala juara umum  dragbike bertajuk Paman Birin Bergerak Cepat Dragbike Champhionship 2020, dibawa ke Jawa Tengah oleh pebalap Joko Susanto yang meraih dua nomor yang di pertandingkan.

Joko asalah Klaten Jawa Tengah tersebut meraih dua gelar juara di kelas bebek 4 tak TU sampai dengan 200 cc dan bebek 4 tak TU rangka standart 150 cc.

Paman Birin Bergerak Cepat Dragbike Champhionship 2020 yang digelar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (2/2) sore, dipenuhi oleh ribuan penonton yang menyaksikan pertarungan pebalap muda kebanyakan berasal dari Kalsel tersebut..

Pebalap yang bernama panggilan Joko Percil ini Sayang, di kelas matic TU rangka standar 130 cc dan sport 2-tak 155 cc, Joko Percil hanya meraih gelar runner up saja.

Di kelas lokal Kalsel bebek 2 tak standar 116 cc Mahyani dari rantau keluar sebagai juara.

Disusul, Reymata Eko S atau Eko Tolle dari Resta Banjarmasin berada di peringkat kedua.

Masih di lokal Kalsel bebek 4-tak rangka standar 155 cc, Reymata Eko S atau Eko Tolle dari Banjarmasin keluar sebagai juara.

Sementara, di kelas matic standar 115 cc, Siti Imut dari Rantau, Kalsel, berhasil naik podium pertama.

Berita Lainnya
1 dari 226
Loading...

Di kelas wanita utamanya kelas matic sampai dengan 130 cc pembalap Aida Comel dari Rantau berhasil keluar sebagai juara.

Di peringkat kedua, Bella Maharani dari Banjarmasin sementara peringkat ketiga Siti Imut dari Rantau.

Ketua panitia pelaksana, Jum’atti (Bang Zoom) mengatakan, kejuaraan yang pengibaran bendera start yang dilakukan Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, di depan panggung utama ini memecahkan rekor dalam hal jumlah peserta.

“Sebelumnya, jumlah peserta mencapai 400. ternyata bisa memenuhi target hingga 499 peserta,” kata Bang Zoom.

Peserta yang tampil tidak hanya dari Pulau Kalimantan, namun juga datang dari Pulau Jawa, yaitu dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan lainnya.

Om Zoom berharap semakin digelarnya kejuaraan drag bike ini maka akan mengurangi aksi balapan liar yang sering terjadi di sejumlah daerah.

Selain itu, hanya dengan lintasan panjang 500 meter dengan lebar 10 meter, pemerintah provinsi bisa memfasilitasi para pembalap membangunkan track khusus.

“Kalau ada sirkuit dragbike, tentu pembalap liar tidak akan lagi melakukan aksinya di jalanan namun bisa menyalurkan bakatnya di lintasan resmi,” ujar dia.

Penyaluran bakat itu juga harus dibarengi dengan peralatan dan keamanan yang lengkap untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (rel/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya