Ibnu Pastikan Kantor Arsip Penting Pengamanan Dokumen

Banjarmasin, KP – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina meresmikan gedung dua lantai untuk depo arsip yang berlokasi di bekas kantor camat Selatan tepatnya di Jalan RK Ilir Banjarmasin Selatan, Selasa (18/02/2020)siang.

Hal ini penting karena kantor Arsip yang merupakan dokumen penting Kota Banjarmasin sudah memiliki tempat aman. Pasalnya, Kota Banjarmasin yang berusia 493 tahun ini memiliki banyak dokumen, di mana sebagiannya berserakan ke mana-mana, karena sebelumnya belum memiliki tempat yang representatif.

“Sekarang sudah diwujudkan ini gedung depo arsip milik Kota Banjarmasin, hingga dokumen terkait kota ini yang berserakan di mana-mana untuk disatukan di sini,” paparnya.

Ibnu Sina memaparkan, perencanaan pembangunan gedung depo arsip ini sudah sekitar lima tahun, beberapa kali terkendala, hingga akhirnya bisa direalisasikan saat ini.

“Apalagi ini depo arsip yang memiliki standar, hingga harus dimanfaatkan dengan benar, sehingga arsip kota ini hingga ratusan tahun akan datang tetap aman,” tutur Ibnu Sina.

Berita Lainnya

Bang Dhin Geram, Ada Pungli di Objek Wisata Tanbu

Pembahasan RAPBD 2021 Ditunda

1 dari 1.773
Loading...

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Banjarmasin Drs H Akhmad Husain mengatakan, pemindahan arsip di tempat lama ke tempat baru ini akan dilakukan bertahap, sejauh ini ditempat lama ada sekitar 18 ribu lembar dokumen arsip.

Menurut dia, dengan tempat baru ini, jumlah arsip yang akan disimpan akan bertambah, hingga ratusan lembar dokumen arsip, karena akan dikumpulkan di instansi-instansi.

“Sementara kita cari dokumen yang usianya di atas 10 tahun untuk prioritas, khususnya terkait pembangunan kota ini dan dokumen kerjasama (penandatanganan MOU),” ujarnya.

Namun pula, kata Husaini, berbagai arsip terkait kepemilikan tanah, sertifikat, organisasi kemasyarakatan, partai politik, bahkan perorangan yang ada kaitannya dengan sejarah kota ini,” terangnya.

Dikatakan dia, arsip-arsip itu akan dikelola dan dirawat dengan baik, hingga bisa bertahan sampai ratusan tahun. Karena penting untuk keberlanjutan ke generasi selanjutnya.

“Memang kekurangan kita saat ini tim ahli pengelolaan arsip minim, setidaknya ada 10 orang, ini baru dua orang,” pungkasnya.(vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya