Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

KKB Ingin Bahasa Bakumpai Masuk Kekayaan Budaya

×

KKB Ingin Bahasa Bakumpai Masuk Kekayaan Budaya

Sebarkan artikel ini
Hal 13 Foto 1 3 klm tinggi 8 cm 1.jpg 1
PUNCAK MILAD - Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) KKB Pusat, Aulia Yuni Abdi Nur Sulaiman saat memotong tumpeng kemudian diberikan kepada Sekretaris KKB Pusat Muliadi Rahman, dan seterusnya. (KP/Opiq)

Banjarmasin, KP – Puncak peringatan milad Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) ke-67 dirangkai dengan syukuran sederhana bersama keluarga besar Bakumpai, di Kantor KKB Pusat Jalan Perdagangan, Komplek HKSN, Kecamatan Banjarmasin Utara, Sabtu (22/2/2020).

Diawali dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Bidang Departemen Dakwah dan kebudayaan KKB, Ustadz H Muhammad Mobarak. Dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan Ketua Umum KKB Pusat, Yuni Abdi Nur Sulaiman.

Kalimantan Post

Masing-masing potongan nasi tumpeng kemudian diberikan kepada Sekretaris KKB Pusat Muliadi Rahman, lalu Ketua Harian KKB Pusat Hairudin Noor, dan selanjutnya diberikan kepada Ustadz Mobarak dan yang terakhir kepada Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) KKB Pusat, Aulia Yuni Abdi Nur Sulaiman.

“Alhamdulillah, organisasi KKB ini tetap solid dan eksis diusia yang tak muda lagi. Ulun berharap, mampu menjalankan amanah almarhum abah untuk terus membesarkan KKB,’’ kata salah satu putera mendiang H Abdussamad Sulaiman HB ini.

Tak hanya itu, Yuni juga meminta kerjasama dari seluruh anggota KKB, agar kiprah nyata organisasi ini dapat terus dirasakan masyarakat luas.

Ije Lebo Itah Mandere Imbit Kan Bentok Itah Bagus, katanya dalam bahasa Bakumpai, yang jika diterjemahkan bermakna ‘Bersama Kita Berhimpun, Bermusyawarah Kita Bagus’.

“Diusia yang ke-67 tahun ini, KKB berkomitmen untuk terus mengutamakan pengabdian kepada masyarakat, dimanapun KKB berada. Selain itu, melestarikan bahasa suku Dayak Bakumpai, juga menjadi atensi yang serius. Sebab, ini merupakan salah satu kearifan lokal yang harus dipertahankan,’’ ucapnya.

Menurutnya, pihaknya sudah beberapa kali mencetak buku-buku kamus dalam Bahasa Bakumpai. “Ini upaya kita untuk melestarikan Bahasa Bakumpai. Karena bahasa daerah adalah salah satu kekayaan peradaban umat manusia. Menggunakan bahasa daerah, berarti turut melestarikan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, TPID Banjarmasin Pantau Harga dan Siapkan 16 Ribu Paket Pasar Murah

Sebelumnya, berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan milad KKB ke-67 ini, seperti berbagai lomba dan pertandingan yang diikuti warga KKB antar kecamatan, serta shalat hajat bersama, memohon ridha dan berkah Allah, agar KKB semakin besar. (opq/K-5)

Iklan
Iklan