Makam Sultan Suriansyah Mendesak Diperbaiki

Makam Sultan Suriansyah saat ini memang perlu pembenahan dan perbaikan karena banyak atap bangunan makam dan prasarana lainnya dalam kondisi memprihatinkan.

BANJARMASIN, KP – Sebagai salah satu situs sejarah berdirinya Kerajaan Banjar, Makam Sultan Suryanullah atau Sultan Suriansyah di kawasan Kuin Utara memiliki arti penting bagi masyarakat Banjarmasin. Namun sayangnya, fisik bangunan Makam Raja Banjar Pertama sekaligus Raja Pertama memeluk agama Islam ini mengalami kerusakan.

Hal itu dikemukakan Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Faisal Hariyadi, usai menerima perwakilan masyarakat Kuin Utara, Kamis (6/2/2020), yang menyampaikan aspirasi agar Pemko Banjarmasin memperbaiki kerusakan Makam Sultan Suriansyah.

Faisal Hariyadi mengatakan, Makam Sultan Suriansyah saat ini memang perlu pembenahan dan perbaikan karena banyak atap bangunan makam dan prasarana lainnya dalam kondisi memprihatinkan.

“Sebagai situs sejarah dan wisata religi, dari laporan masyarakat yang kami terima kondisinya cukup memperihatinkan. Karenanya perlu segera dilakukan perbaikan agar situs sejarah Kerajaan Banjar pertama dan dijadikan salah satu ikon wisata religi Kota Banjarmasin ini tidak mengalami kerusakan lebih parah,’’ kata Faisal Hariyadi.

Berita Lainnya
1 dari 1.801
Loading...

Dijelaskan Politisi PAN itu, Makam Sultan Suriansyah saat ini pengelolaannya memang bukan di bawah Dinas Pariwisata Banjarmasin. Namun demikian, ia menilai situs bersejarah itu mendesak untuk segera dilakukan perbaikan.

“Bagaimana caranya Makam Sultan Suriansyah bisa diperbaiki. Kami tidak mempersoalkan soal pengelolaan. Yang paling diperbaiki dulu,’’ harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Banjarmasin Ehsan Elhaque yang hadir dalam pertemuan berlangsung di ruang komisi II DPRD Kota Banjarmasin itu menjelaskan, Pemko Banjarmasin tidak bisa sepenuhnya melakukan perbaikan dengan alasan bukan menjadi tanggung jawab Pemko Banjarmasin dalam melakukan pemeliharaan.

Secara aturan, lanjut Ehsan, ada keterbatasan dalam mengeluarkan anggaran seperti rehabilitasi gedung yang saat ini perlu mendapat perbaikan. “Kami bukannya tidak mau melakukan perbaikan, hanya saja secara aturan tidak bisa dilakukan mengingat bukan aset milik Pemko Banjarmasin,’’ ujarnya.

Sekedar menjadi catatan Sultan Suriansyah ini memerintah antara 1500-1540 M. Nama asli beliau adalah Pangeran Jaya Sutera atau Jaya Samudera. Kompleks Makam Raja Banjar pertama ini terletak berada di tepi Sungai Kuin yang berdekatan juga dengan Masjid Sultan Suriansyah.

Di sebelah kanan Kompleks Makam Sultan Suriansyah terdapat museum berukuran sekitar 5 X 5 meter persegi yang berisi benda-benda peninggalan sejarah. Kondisi fisik bangunan museum ini sangat sederhana dan terlihat kurang terawat. Hal ini bisa kita lihat dari kondisi benda-benda yang ada di dalamnya yang terlihat kotor. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya