Ansharuddin Launching Kegiatan Penanganan Stunting

Paringin, KP – Bupati Balangan H Ansharuddin hadiri Launching Kegiatan Penanganan Stunting di Desa Timbun Tulang kecamatan Batu Mandi, Senin (09/03/2020).

Kegiatan yang mengambil tema “Desa Peduli Stunting Anak Sehat Untuk Masa Depan Hebat”, selain dihadiri Bupati H Ansharuddin juga dihadiri Kepala DPMD provinsi Kalsel Zulkifl, Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan, Camat Batumandi, Danramil Batumandi, Kapolsek Batumandi dan sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemkab setempat.

Dalam sambutannya, Bupati H Ansharuddin menjelaskan, stunting itu bukan turunan, melainkan dipengaruhi oleh kurangnya asupan gizi yang sudah ditentukan, dan ini akan menyebabkan proses pertumbuhan kurang baik, otak juga tidak mampu berkembang serta organ organ dalam tubuh akan sulit untuk berkembang.

“Dampaknya membuat kita susah bersaing dengan mereka mereka yang lebih cerdas,” ujarnya.

BUPATI BALANGAN – H Ansharuin berikan asupan makanan bergizi kepada salah seorang anak. (KP/Ist)

Oleh karenanya, Pemerintah kabupaten Balangan sangat mendukung kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah kecamtan bersama aparat desanya, khususnya Desa Timbun Tulang.

“Kami sangat mengapresiasi yang dilakukan Camat Batumandi yang telah memprogramkan kegiatan stunting dan ini merupakan yang pertama di kabupaten Balangan,” katanya.

Bupati kembali menegaskan  apa sebenarnya stunting itu, “stunting itu adalah stunting anak-anak yang gagal di dalam perkembangan pertumbuhan baik dari segi fisik maupun Segi Otak,” katanya sembari menambahkan ini perlu penanganan secara serius.

Berita Lainnya
1 dari 1.234
Loading...

Disebutkanya, berdasarkan hasil laporan dari kepala Puskesmas yang ada di Kabupaten Balangan Kalau tidak salah ada 12 Puskesmas yang masih banyak terdapat anak-anak dikategorikan stunting.

“Ini menjadi perhatian serius kita bersama. Sesuai dengan visi misi kami (Bupati, red) yaitu terwujudnya Kabupaten Balangan yang maju dan sejahtera melalui pengembangan sumber daya manusia tentu saja berkaitan dengan kesehatan,” ujar Ansharuddin.

Oleh karena itu, diminta kepada seluruh camat se Balangan dan SKPD terkait untuk  mengaktifkan Posyandu yang ada di Kecamatan atau di desa-desa karena melalui kegiatan Posyandu inilah dapat mengetahui pentingnya kesehatan dan gizi bagi anak anak yang masih belita.

“Usia dari sampai 100 hari atau usia dari 3 tahun sampai 6 tahun perlu menjadi perhatian serius akan kesehatannya,” imbuhnya.

Sementara, Zulkipli Kepala DPMD provinsi Kalsel menyampaikan, kegiatan stunting ini sangat bagus sekali digelar, karena stunting mejadi perhatian serius bersama.

“Kenapa menjadi perhatian serius karena 10 ataupun 20 tahun yang akan datang kualitas sumber daya manusia tidak akan terlihat secara jelas,” ujarnya.

Sementara, hidup di negara kita tidak bisa lagi kita melepaskan terhadap lingkungan negara-negara lain apa artinya suatu negara itu ditentukan oleh daya saing sumber daya manusia yang ada di negara-negara tersebut 

Menurut Zukifli, suatu negara itu ditentukan oleh daya saing sumber daya manusia. Bagaimana adanya kalau seandainya kualitas sumber daya manusia negara kita tidak bisa menjadi unggul dibandingkan di negara-negara lain. 

Disebutkannya, untuk mencegah stunting, konsumsi protein sangat mempengaruhi pertambahan tinggi dan berat badan anak di atas 6 bulan. Anak yang mendapat asupan protein 15 persen dari total asupan kalori yang dibutuhkan terbukti memiliki badan lebih tinggi dibanding anak dengan asupan protein 7,5 persen dari total asupan kalori. Anak usia 6 sampai 12 bulan dianjurkan mengonsumsi protein harian sebanyak 1,2 g/kg berat badan. Sementara anak usia 1–3 tahun membutuhkan protein harian sebesar 1,05 g/kg berat badan. (jun/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya