Dewan Minta Tim Bekerja Maksimal

Banjarmasin, KP – Rencana Pemko Banjarmasin merevitalisasi Pasar Ujung Murung dan Pasar Sudimampir Baru terus bergulir. Terkait peremajaan pasar yang berada di tepian Sungai Martapura itu, pihak dewan meminta tim yang dibentuk pihak Pemko agar bekerja lebih maksimal.

`Kerja maksimal tim dibutuhkan agar revitalisasi kedua Pasar Ujung Murung dan Pasar Sudimampir Baru dapat diterima oleh seluruh pedagang dan tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari,’’ kata Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, HM Faisal Hariyadi.

Dalam pertemuan komisi II dengan mengundang Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Kamis (12/3/20), Faisal Hariyadi menjelaskan, terkait rencana revitalisasi Pasar Ujung Murung dan Sudimampir, Pemko telah membentuk tiga tim, yaitu tim pendataan, tim sosialisasi dan tim relokasi.

Dari ketika tim itu, ujarnya, tampaknya terkait soal sosialisasi belum berjalan dengan baik. Masalahnya, ada sebagian pedagang yang menyatakan penolakan, terutama pedagang Pasar Sudimampir Baru yang memiliki toko/kios dengan status Hak Guna Bangunan (HGB).

Ada sekitar 403 pedagang yang memiliki kios/toko di Pasar Sudimampir Baru dengan status HGB menyatakan penolakan. “Mereka meminta agar Revitalisasi Pasar Sudimampir Baru yang direncanakan akan dibangun sebelas lantai itu ditunda dulu untuk sementara waktu sampai habisnya masa berlakunya HGB,’’ katanya.

Ia menjelaskan, pertemuan komisi II dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian dilaksanakan guna menindaklajuti, aspirasi Aliansi Pedagang Pasar Sudimampir Baru yang disampaikan kepada dewan beberapa waktu lalu.

Berita Lainnya
1 dari 1.746
Loading...

Ketua komisi dari F-PAN ini mengakui, menyikapi penolakan pedagang Pasar Sudimampir, Dinas Perdagangan dan Perindustrian meminta agar pihak dewan bisa menjembatani dan memediasi masalah ini, khususnya dengan para pedagang Sudimampir Baru.

Menanggapi permintaan itu, Faisal Hariyadi yang didampingi anggota komisi I Rahman Nanang Riduan mengatakan, akan menjadwalkan pertemuan dengan pedagang Sudimampir Baru yang nantinya juga akan dihadiri pihak Pemko.

Sementara Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perisdustrian, Norbiansyah menjelaskan, terkait revitalisasi Pasar Ujung Murung dan Sudimampir sebenarnya Pemko sudah berusaha mengadakan pertemuan secara intens dengan pedagang.

Seperti, ujarnya, terakhir Kamis (23/1/20) lalu, dimana Walikota H Ibnu Sina memimpin rapat koordinasi dengan sejumlah SOPD terkait guna membicarakan rencana penataan Pasar Ujung Murung dan Pasar Sudimampir.

Sebelumnya, lanjutnya, pada Senin (20/1/20), Wakil Walikota Hermansyah yang menggelar rapat dengan memanggil sejumlah pejabat terkait guna membicarakan rencana penataan kedua pasar yang akan dijadikan pasar modern tersebut.

“Sebelumnya tanggal 14 Januari 2020 kami juga menggelar ekspose rancang bangun kedua pasar tersebut, namun pedagang Pasar Sudimampir memiliki kios/toko dengan status HGB masih tetap menyatakan penolakan,’’ ujar Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Sarana Distribusi Perdagangan dan Pasar (PSDP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, Ichrom M Tezar menambahkan.

Tezar mengemukakan, saat ini jumlah pedagang Pasar Ujung Mrung dan Pasar Sudimampir Baru dari hasil pedataan sebanyak 1200 pedagang. “Dari seluruh pedagang hanya pedagang Sudimampir Baru yang menyatakan penolakan,’’ ujarnya. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya