Dirjen Dukcapil Launching GISA di HSS

Kandangan, KP – Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) di Kalimantan Selatan (Kalsel), dilaunching, Rabu (4/3/2020) di Pendopo Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Launching GISA, dilakukan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcatpil) Kemendagri RI Zudan Arif Fakhrullah, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dan Bupati HSS Achmad Fikry ditandai penekanan tombol pointer laser ke layar secara bersamaan.

Launching GISA, juga dihadiri kepala Dinas Dukcatpil se-Kalimantan Selatan.

Bupati HSS Achmad Fikry dalam sambutan selamat datangnya, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel yang telah memilih Kandangan sebagai tempat pelaksanaan Launching GISA.

Saat tutur Achmad Fikry, pihaknya terus melakukan yang terbaik untuk masyarakat. Yakni, melakukan jemput bola ke desa-desa untuk melengkapi administrasi warga.

Sejak 2014, di HSS sudah dioperasikan mobil pelayanan keliling kependudukan, untuk melakukan perekaman bagi masyarakat yang berkebutuhan khusus, atau tidak mampu mengurusnya langsung atau tidak bisa datang ke Kantor Disdukcapil HSS.

Dalam evaluasi GISA HSS 2020 bebernya, jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman e-KTP sebanyak 170.834 orang, atau sudah mencapai 100 persen.

Pembuatan akta kelahiran 0-18 tahun juga sudah mencapai 93 persen, atau melebihi dari target pemerintah pusat 85%.

Berita Lainnya
1 dari 1.196
Loading...

Sementara penerbitan akta kematian berjumlah 12.079 dokumen, yang merupakan tertinggi di Kalsel. Serta pembuatan kartu identitas anak (KIA) sebanyak 92 persen.

Sebagian data-data kependudukan tersebut terangnya, sudah menerapkan tanda tangan elekteonik (TTE).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, memuji administrasi kependudukan di Kabupaten HSS. Hal itu ujarnya, perlu dicontoh oleh kabupaten/kota yang lain.

“Langkah yang dilakukan kabupaten ini memang luar biasa, padahal topografis daerah ini cukup menantang terutama di daerah pegunungan dan rawa, namun mereka bisa datang ke tempat yang terpelosok sekalipun untuk mendata penduduknya,” tuturnya.

Dirjen Dukcatpil, Kemendagri RI Zudan Arif Fakhrullah menyampaikan, program GISA diciptakan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Komitmen kita sekarang ini, yang juga perlu dicamkan bagi setiap kantor pencatatan sipil di seluruh Indonesia, adalah bagaimana dukcatpil bisa membuat masyarakat bahagia,” ucapnya saat memberikan sambutannya.

Hal itu ujarnya, hanya bisa dilakukan dengan layanan yang terintegrasi. Yakni tuturnya, dengan membiasakan jika ada masyarakat yang ingin mengurus satu kartu, diikuti dengan pembuatan seluruh kartu yang berhubungan dengannya.

“Kalau masyarakat mengurus akta kematian, semestinya harus langsung pula dibuatkan KTP dan KK baru saat itu juga. Perubahan bisa langsung secara otomatis, berdasarkan data kematian yang dibuat, sehingga buat 1 dapat langsung 3,” ucapnya mencontohkan.

Pada acara itu, diserahkan piagam penghargaan kepada 3 kabupaten terbaik dalam pencatatan KIA tertinggi di Kalsel, yakni Kabupaten Tanah Bumbu, HSS dan Tapin, yang diterima oleh Kepala Dinas Dukcatpil masing-masing. (tor/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya