Gerindra Tawarkan Kader Partai Jadi Wagub Kalsel, Ini Alasannya

BANJARMASIN, KP – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalsel memutuskan untuk mengusung kader partai sebagai calon wakil gubernur Kalsel pada Pilkada mendatang.


“Kita sepakat untuk mengusung kader sendiri maju pada Pilkada mendatang, khususnya Pemilihan Gubernur Kalsel,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel, H Abidin kepada wartawan, Rabu (18/3/2020), di Banjarmasin.


Keputusan untuk mengusung kader partai diambil pada rapat pimpinan daerah (Rapimda) Partai Gerindra Kalsel, mengingat partai memiliki delapan kursi di DPRD Kalsel, sedangkan syarat untuk mengusung pasangan calon minimal 20 persen atau 11 kursi.


“Wajar kalau Partai Gerindra menginginkan kadernya menjadi wakil gubernur Kalsel, karena sudah memiliki modal delapan kursi,” tambahnya, didampingi pengurus DPD Partai Gerindra Kalsel.


Diungkapkan, Partai Gerindra memberikan kepercayaan ini kepada kadernya, Defriadi Drajat untuk maju sebagai wakil gubernur Kalsel, sekaligus melakukan penjajakan dengan calon gubernur Kalsel.

Berita Lainnya

Tambahan Kasus Baru 55 Orang

1 dari 892
Loading...


“Ini kita berikan kepercayaan kepada Defriadi untuk melakukan penjajakan, karena yang akan bekerjasama dengan calon gubernur adalah dirinya, bukan Partai Gerindra,” tegas H Abidin.


Selain itu, Partai Gerindra sendiri melakukan penjajakan dengan partai politik lain, dengan menawarkan kader sebagai calon wakil gubernur, diantaranya Partai Demokrat. “Kita coba menjajaki koalisi dengan Partai Demokrat agar bisa mengusung calon kepala daerah,” ujarnya.
Bakal calon Wakil Gubernur Kalsel, Defriadi mengakui merasa bangga atas perhatian dan dukungan partai yang mencalonkan dirinya sebagai calon wakil gubernur Kalsel.


“Ini merupakan perhatian yang luar biasa, karena menonjolkan kader sendiri untuk maju sebagai calon kepala daerah,” kata Defriadi.


Defriadi mengakui, kewenangan untuk memilih pasangan tetap pada partai, dan dirinya menerima keputusan untuk berpasangan dengan siapapun.


“Kita siap bekerjasama dengan siapapun yang nantinya dipilih partai untuk berkoalisi,” jelas mantan Wakil Bupati Tanah Bumbu.


Apalagi dengan calon-calon yang melamar atau berkomunikasi dengan Partai Gerindra. “Semuanya teman, dan cukup dekat. Jadi terserah partai saja,” tambah Defriadi.


Bahkan Defriadi siap melaksanakan tugas pertama, dengan melamar ke Partai Demokrat, agar bisa berkoalisi untuk mengusung pasangan calon pada Pilkada mendatang. “Habis ini kita akan melamar ke Partai Demokrat,” katanya. (lyn/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya