Hujan lebat tunda laga Persami B.masin

Banjarmasin, KP – Hujan lebat yang mengguyur kota Banjarmasin, membuat Pertandingan Tenis Sabtu Minggu (Persami) yang digelar Pelti Banjarmasin, tidak bisa menuntaskan sesuai jadwal.

Pertandingan Sabtu hanya sempat beberapa partai, kemudian dalam lanjutan hari kedua Minggu (8/3/2020) dapat di selesaikan hingga babak perempatfinal dan semifinal, babak finalnya dilanjutkan Senin sore (9/3/2020).

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pelti Banjarmasin, Adek Dastial, turnamen Persami ini sudah memasuki tahun ketiga di 2020 ini.

“Jadi kota Banjarmasin rutin setiap tahunnya menggelar Persami,” kata dia didampingi pelatih tenis Banjarmasin Syafruddin.

Sebanyak 20 petenis Banjarmasin ikut serta dalam beberapa kelas pemula, yakni Kelompok Umur (KU) 8 tahun, KU 10 KU 12 dan 14 tahun.

Syafruddin berharap kompetisi ini mampu membangkitkan semangat generasi muda. Besar harapan Pelti dari turnamen ini akan memunculkan bibit baru dalam olahraga lapangan. Petenis yang kelak menjadi atlet andal yang mengharumkan nama bangsa dan negara.

Quorra dan Raja di semifinal. (Kp/nafarin fauzy)
Berita Lainnya
1 dari 228
Loading...

Selama 3 tahun penyelenggaraan Persami sudah melahirkan atlet-atlet bertaraf nasional seperti Lailatul atau Ela yang berapa kali membela tim nasional U-12.

“Juga ada Naila yang kini mewakili Kalsel di PON. Saya yakin kemudian hari bakal banyak lagi bibit-bibit petenis handal yang lahir di persemi ini, termasuk pada KU 8 dan 10 tahun,” kata dia.

Pelti Banjarmasin lanjut dia akan terus berupaya mengelar kompetisi tingkat junior. Agar regenerasi atlet Tenis Indonesia terus berjalan. Sebab, ditangan merekalah masa depan tenis Banja disematkan.

“Ajang ini sangat baik untuk petenis muda agar mereka bisa merasakan atmosfer kompetisi. Ini juga bagian dari upaya kami membina para petenis muda agar bisa mencari aset bangsa di masa depan,” tegas dia.

Sayang di hari pertama pelaksanaan hujan mengguyur kota Banjarmasin dengan lebatnya sehingga lapangan menjadi licin dan basah.

“Walau demikian kita berharap tanaman ini bisa selesai dengan tepat waktu Senin sore, mengingat lapangan yang kita gunakan merupakan lapangan pinjaman sisa dari sewa para petenis senior yang berlaga,” pungkas dia.

Petenis putri cilik, Quorra Princy, kembali menunjukkan ketangguhan melangkah ke babak final, setelah menundukkan Raja 2-0 di semifinal.

Di final yang dijadwalkan Senin sore (9/3/2020), Quorra kembali menghadapi petenis putera, Rosyid. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya