Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental

Banjarmasin, KP – Pemerintah mengajak memfilteri diri, dengan memgedepankan budi pekerti dalam menjalankan revolusi mental untuk mewujudkan pendidikan yang berkarakter dan kompetitif.
Karena itu, Kesbangpol Kota Banjarmasin mengajak puluhan pelajar dan gurunya duduk bersama dalam Fokus Grup Discussion (FGD) Revolusi Mental, di Aula Diklat, Rabu (04/03/2020) siang.

Acara yang dibuka oleh Asisten lll Pemko Banjarmasin, Drs H Gaji Ahmadi itu juga mendatangkan narasumber Kepala Kesbangpol Provinsi Kalsel, Drs H Heriansyah MSI.

Menurut Heri, revolusi mental sekarang ini berada di zaman industri 4.0. Dimana masyarakat segala aktifitasnya banyak bersentuhan dengan teknologi.

Hal itu ternyata banyak merubah mental, akhlak, moral, budi pekerti dan mindset.

Berita Lainnya
1 dari 877
Loading...

Misalnya, murid melaporkan guru dan berani melawan guru. Etika sopan santun yang muda kepada yang tua mulai hilang dan masih banyak lagi rusaknya mental atau menurunnya mental.

“Maka dari itu penting adanya gerakan revolusi mental guna mewujudkan pendidikan yang berkarakter dan kompetitif,” katanya.

Sementara itu, Narsum dari akademik Universitas Lambung Mangkurat, M Yasir menjelaskan, revolusi mental adalah gerakan untuk mengubah cara pandang dan cara pikir.

Saat ini pemerintah memiliki 5 program gerakan revolusi mental demi wewujudkan cita bangsa. Program itu adalah program gerakan Indonesia Melayani, gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri, dan Bersatu.

“Adapun nilainya integritas yakni kejujuran dan bertanggungjawab. Kemudian memliki daya saing, produktif inovatif dan gotong royong,” bebernya. (vin/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya