Bahan Cairan Disfektan Langka Mulai Dikeluhkan

Sulitnya mendapatkan bahan-bahan untuk mengolah cairan disfektan tersebut diakui Ketua Balakar 654 Banjarmasin, HM Faisal Hariyadi

BANJARMASIN, KP – Sebagai langkah pencegahan penularan virus corona penyemprotan cairan disinfektan saat ini mulai gencar di tempat-tempat umum dan perkatoran, tidak terkecuali di rumah dan lingkungan tempat tinggal warga.

Ironinya, di tengah perang melawan wabah virus yang berawal menyerang kota Wuhan Cina dan dengan cepat menyebar hampir keseluruh negara di belahan dunia, termasuk Indonesia itu, bahan-bahan kimia untuk mengolah cairan disfektan mulai langka di pasaran.

Sulitnya mendapatkan bahan-bahan untuk mengolah cairan disfektan tersebut diakui Ketua Balakar 654 Banjarmasin, HM Faisal Hariyadi. Padahal , menyusul semakin mewabahnya virus corona (Covid-19) dalam beberapa hari terakhir ini Balakar 654 aktif melakukan penyemprotan disfektan di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin.

“Meski kesulitan yang saat ini kami hadapi adalah mulai langkanya cairan disinfektan dipasaran. Kalau ada harganya cukup mahal,” ujarnya di sela –sela bersama sejumlah anggota Balakar 654 melakukan penyemprotan disfektan kepada {KP}, Selasa (31/3/2020) kemarin.

Dijelaskan, untuk membeli bahan cairan disfektan ini Balakar 654 menggunakan dana secara swadaya dan ia berharap Pemko Banjarmasin mengalokasikan anggaran untuk melawan dan mencegah penyebaran virus corona tersebut agar tidak sampai meluas.

Berita Lainnya

Restauran Terapung Resmi Operasional

1 dari 1.758
Loading...

Minimal kata Faisal Hariyadi , Pemko Banjarmasin menyediakan cairan disinfektan untuk dibagikan ke masyarakat, Ormas, dan lainnya, untuk membantu melakukan penyemprotan di lingkungan masing – masing.

“Balakar 654 siap membantu sarana dan petugas untuk melakukan penyemprotan karena saat ini bahan kimia untuk mengolah cairan disinfektan sekarang harganya cukup mahal dan mulai langka dipasaran,” kata Faisal Hariyadi yang juga Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin dari F-PAN ini.

Faisal Hariyadi mengatakan, bahwa pencegahan virus corona bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi merupakan tugas seluruh lapisan masyarakat . “Apalagi saat ini Kota Banjarmasin sudah dinyatakan tanggap darurat terhadap Virus Corona,” tandasnya.

Lebih jauh Faisal Hariyadi yang juga Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin ini imenghimbau, peran serta seluruh Partai Politik, Ormas, Pengusaha dan lainnya bahu membahu membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid – 19 di Banjarmasin.

Ditandaskannya, langkanya cairan kimis disifektan di pasaran pascak merebaknya Virus Corona (Covid19) tidak boleh dijadikan hambatan untuk terus menggalakkan upaya disinfeksi di tengah masyarakat . Masalahnya, virus corona harus dibunuh secara masif supaya penyebarannya bisa dihentikan.

“ Selaian melakukan penyemprotan disinfektan hal tidak kalah penting mari kita semua turut serta menjaga kebersihan lingkungan masing – masing dengan tetap menjaga pola hidup sehat serta rajin mencuci tangan dengan sabun agar kita terhindar dan tidak terjangkit wabah Virus Corona,” himbau Faisal Hariyadi. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya