“Ibarat Kata, Kita Perang”

Virus Corona harus dibunuh secara masif, supaya penyebarannya bisa ditekan dan ‘haram manyarah’ untuk melawan covid

GUBERNUR Kalsel H Sahbirin Noor, yang akrab disapa Paman Birin, mengibaratkan kondisi saat ini adalah perang melawan virus Corona.

“Dalas balangsar dada kita tidak boleh menyerah melawan corona.

Dia mahluk, kita juga mahluk. Mari kita bertanding berperang dan saya yakin kita akan menang.

Virus Corona menyerang kita medianya mulut, hidung, dan mata,” ucap Paman Birin, Rabu (8/4) di sela penyerahan cairan disinfektan secara simbolis, di halaman Kantor Setdaprov Kalsel.

Menurutnya, ini Banjarmasin sudah zona merah. Atas dasar itu yang belum merah harus diperjuangkan agar tidak merah.

“Yang merah dikeroyok agar tidak merah lagi.

Kita harus gotong royong bahu membahu memerangi Corona,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus bekerja memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Berita Lainnya

Pemko Lalai dan Gagal Jadi Teladan

1 dari 1.273

Salah satu langkahnya adalah dengan memproduksi disinfektan alami (asap cair) yang berbahan dari cangkang sawit.

Paman Birin mengatakan, segala sumber daya dikerahkan untuk membasmi Covid 19. Termasuk pemanfaatan cangkang sawit yang dijadikan cairan disinfektan.

“Cairan disinfektan yang langka di pasaran pasca-merebaknya virus corona (Covid-19) tidak boleh dijadikan hambatan untuk terus menggalakkan upaya disinfeksi di tengah masyarakat.

Virus Corona harus dibunuh secara masif, supaya penyebarannya bisa ditekan, haram manyarah untuk melawan covid,” ucapnya lagi

erintah Kabupaten Kota, Banjarbaru, Rabu (8/4).

Disampaikan Paman Birin, asap cair ini merupakan hasil dari sinergi dari Dinas Kehutanan dan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan. “Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan selama kita mau bersinergi, berkolaborasi, gotong royong,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Hanif Faisol Nurrafiq, mengatakan saat ini pihaknya mampu memproduksi 1000 liter asap cair perhari dengan bantuan 40 tungku yang bekerja 24 jam.

Menurut Hanif, produksi asap cair ini merupakan solusi dari kelangkaan cairan disinfektan yang ada di pasaran. Cairan ini juga lebih aman digunakan ketimbang cairan kimia yang ada dipasaran.

Dikatakan Hanif, selain dibagikan ke Pemerintah Kabupaten Kota se Kalsel, asap cair juga akan dibagikan ke seluruh RT di Kalsel.

“Hari ini kita bagikan secara simbolis sebanyak 60 liter kepada Kabupaten Kota, selanjutnya seluruh RT juga akan kita bagikan,” ucapnya. (adv/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya