Ketua Koni Kalsel Tinjau Latihan Cabor Tinju Ditengah Pandemi Covid-19

Ketua KONI Kalsel H Bambang Purnama dan beberapa pengurus, meninjau langsung beberapa cabang olahraga yang lolos ke PON XX Papua.

BANJARBARU, KP – Kepedulian luar biasa diperlihatkan Ketua Umum KONI (Komite Olahrana Nasional Indonesia) Provinsi Kalimantan Selatan, H Bambang Heri Purnama, yang meninjau langsung atlet-atlet beberapa cabang olahraga yang dipersiapkan untuk tampil di PON XX Papua 2020, yang kemudian diputuskan Presiden RI Joko Widodo ditunda hingga Oktober 2021 tetap di Papua.

Ditengah pandemi covid-19 di Banua yang kemeudian memberlakukan PSBB untuk kota Banjarmasin, ketua KONI Kalsel H Bambang Heri Purnama bersama jajaran, melakukan peninjauan ke tempat latihan cabang olahraga tinju yang dipusatkan di kota Banjarbaru.

Kunjungan tersebut guna memastikan jika atletnya sudah menerapkan protokol kesehatan covid-19 saat sesi latihan. Sekaligus memantau langsung perkembangan kesehatan dan kemampuan tehnis para atlet tinju tersebut.

Namun saat melakukan monitoring tersebut, Bambang HP terkejut lantaran menemukan berat badan atlet yang overweight hingga 5 kilogram, sontak ia memanggil seluruh pengurus dan tim pemantau satuan tugas Pelatprov Wasaka (Pemusatan Latihan Provinsi Waja Sampai Kaputing), sebagai bentuk pertanggung jawaban dan meminta untuk meningkatkan pengawasan.

“Ya ada berat badan yang lebihan, atlet harus disiplin menjaga berat badan,” kata Bambang Heri Purnama.

“Iya berat badannya kelebihan, ini sudah 60 lebih, karena kemaren sempat istirahat di rumah karena karantina,” ujar Silva Ratu petinju putrid Kalsel

Berita Lainnya
1 dari 231
Loading...

Silva sendiri sebelumnya bertanding di kelas 55 kilogram, hanya saja pada Event Pra Olimpic lalu ia bermain di kelas 57 kilogram dan saat ini berat badannya melebihi 60 kilogram.

-DiKarantina sepulang dari Jordania

Atlet Tinju Puteri Kalsel Silva Ratu, mulai terlihat berlatih bersama dengan atlet tinju lainnya di sasana tinju Aula Balai Diklat Pendidikan Banjarbaru, belum lama tadi.

Petinju 22 tahun ini sebelumnya dikabarkan sempat menepi dari ring tinju, karena harus menjalani masa karantina mandiri di rumah selama 14 hari, seusai dirinya mengikuti kejuaraan Pra Olimpic di Jordania beberapa waktu lalu.

Selama di rumah ia mengaku tetap menjalankan latihan ringan, agar tetap menjaga kondisi tubuh.

“Kemaren sempat karantina dirumah, habis pulang dari Jordania,” tuturnya

Selama menjalani masa karantina diakui Silva sempat membuat dirinya bosan karena hanya berlatih sendiri, hal tersebut tentu saja berdampak terhadap dirinya hingga mengalami kenaikan berat badan mencapai 5 Kg. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya