Paman Birin Beri Arahan Terkait Penanganan Covid-19

Pelaihari, KP – Dalam rangka menindaklanjuti perpanjangan status tanggap darurat penanganan Covid-19 di Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (2/4/2020) digelar video conference antara Gubernur Kalsel dan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Kalsel serta bupati/walikota dan forkopimda se-Kalsel.

Dalam arahannya, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor menyampaikan situasi terkini penyebaran covid-19 di Kalsel, untuk orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 1.305 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 7 orang dan konfirmasi positif sebanyak 8 orang.

Pemerintah provinsi Kalsel sendiri juga telah mengambil langkah – langkah, diantaranya yaitu, memperpanjang status tanggap darurat penanganan virus Corona terhitung tanggal 3 April 2020 sampai dengan 16 April 2020. Kemudian pembatasan arus masuk orang yang datang dari luar wilayah provinsi Kalsel.

Pria yang kerap disapa Paman Birin itu pun meminta kepada bupati/walikota se-Kalsel agar melakukan analisa yang matang untuk memperhitungkan dampak sosial dan ekonomi, memastikan keamanan dan keselamatan petugas kesehatan, menyiapkan segala bentuk sumber daya serta fasilitas kesehatan yang dimiliki, mengoptimalkan penanganan pertama terhadap perawatan ODP dan PDP.

Kemudian meningkatkan pengawasan pembatasan sosial atau karantina mandiri, menjaga jarak fisik serta pencegahan dan penanganan setiap arus masuk orang, memberikan bantuan sosial maupun sembako, melibatkan organisasi profesi, tenaga profesional, pelaku usaha dan masyarakat sipil serta melaporkan perkembangan pelaksanaan antisipasi dan penanganan dampak penularan Covid-19 secara berkala dan koordinasi dengan semua pihak.

Pemkab Tala Telah Bersiap Hadapi Covid-19

Bupati Tala H Sukamta dalam keterangannya melaporkan kondisi terkini terkait kasus Covid-19 di Kabupaten Tala. Seperti langkah – langkah edukasi yang dilakukan satgas penanggulangan virus Corona dari tingkat kecamatan hingga desa. Kamis (2/4/2020) dengan melakukan video conference antara Gubenur Kalsel, Bupati/walikota dan Forkompinda se Kalsel.

Berita Lainnya
1 dari 1.178
Loading...

Selain itu juga kepada Gubernur ia mengemukakan terkait kesiapan alat pelindung diri (APD) dan progres -progres untuk menghadapi Covid-19, juga dampak ekonomi yang dirasakan, terutama bagi para pedagang ekonomi lemah dan masyarakat yang bekerja disektor non-formal.

“Siang ini kita rapatkan tentang jaring pengaman sosial seperti apa yang harus segera kita ambil,” terang Kamta.

Bahkan dirinya beserta jajaran pemerintah Kabupaten Tala telah bersiap apabila terjadi kemungkinan terburuk, seperti kesiapan lahan pemakaman untuk jenazah Covid-19.

“Kita harapkan satgas desa untuk bisa melindungi desanya masing – masing,” harapnya.

Sukamta juga meminta masyarakat untuk tidak keluar dari Tala dan ia mengimbau kepada pedagang – pedagang yang berasal dari luar Tala agar jangan berdagang di Tala dulu hingga situasi aman.

“Untuk pasar juga akan kita atur sedemikian rupa sehingga tidak menjadi pusat terjadinya kontak antar masyarakat yang berpotensi menularnya Covid-19 ini,” tutur Kamta.

Pihaknya pun dalam kesempatan itu melaporkan beberapa kebutuhan pokok seperti bawang merah, bawang putih dan gula sebagai salah satu kebutuhan pokok masyarakat, ia meminta gubernur untuk melakukan konsolidasi dengan distributor agar ada ketersediaan kebutuhan pokok tersebut dan harganya menjadi lebih murah. Pemerintah Kabupaten Tala juga mengambil kebijakan terkait program gapura karomah, khusus untuk pedagang diberikan penundaan cicilan selama satu tahun.

“Kalau untuk pertanian kan masih produktif, tidak ada masalah. Tapi untuk pedagang yang betul betul terpukul dengan keadaan ini kita berikan waktu untuk penundaan selama satu tahun,” ungkapnya.

Kendati demikian, Sukamta tetap memberikan stimulus kepada BPR agar keuntungan BPR tidak tergerus dan tetap bisa survive dengan kondisi saat ini. (rzk/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya