Penanganan Virus Covid 19, Banjarmasin Siapkan Rp 51 Miliar

Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya mengharapkan pergeseran anggaran dalam upaya mempercepat penanganan covid-19 ini diharapkan bisa mencukupi

BANJARMASIN, KP – Pemko Banjarmasin mengalokasikan anggaran Rp 51 miliar untuk mempercepat penanganan virus covid-19. Usulan nominal dana ini sudah mendapat persetujuan dari pihak DPRD Kota Banjarmasin.

Mengingat kebutuhan mendesak untuk keselamatan jiwa seluruh warga Banjarmasin. Karenanya itu DPRD mendukung sepenuhnya relokasi terhadap APBD dalam mempercepat penanganan covid-19, kata anggota Badan Anggaran DPRD Banjarmasin, Bambang Yanto Permono.

Kepada wartawan, Jumat (02/04/2020), ia menjelaskan, penyediaan anggaran penanganan virus corona tersebut diputuskan setelah Panitia Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) diwakili Sekdako Banjarmasin Hamli Kursani dan Kepala Dinas Badan Keuangan Daerah, Subhan Noor Yaumil.

Sebelumnya, ungkap Bambang Yanto didampingi anggota komisi I Gusti Yuli Rahman dan anggota komisi IV Yunan Chandra , dalam pengolakasian anggaran menyikapi penanganan covid-19, TPAD Pemko Banjarmasin dengan Badan Anggaran dewan mengadakan rapat selama dua sejak Selasa (31/3/2020) hingga Rabu (1/4/2020) .

“Sejak diputuskan seluruh anggaran itu sudah bisa dicairkan untuk digunakan mempercepat penangan wabah virus corona,” ujar Bambang Yanto yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin in.

Dirincikan, dari total anggaran disediakan bersumber dari pemangkasan seluruh anggaran SOPD termasuk dewan, diantaranya untuk perjalan dinas, anggaran acara-acara peringatan dan sejumlah anggaran untuk pembangunan infrastruktur, termasuk kegiatan reses anggota dewan.

Disebutkan, dari total relokasi anggaran Rp 51 miliar disediakan Rp 9 miliar berasal dari pemangkasan anggaran DPRD Kota Banjarmasin.

Berita Lainnya

Bang Dhin Geram, Ada Pungli di Objek Wisata Tanbu

Pembahasan RAPBD 2021 Ditunda

1 dari 1.773
Loading...

Menyinggung penggunaan anggaran untuk mempercepat penanganan penanggulangan covid-10 ia menjelaskan, paling besar dialokasikan untuk Dinas Kesehatan yang diputuskan sebesar Rp 37 miliar.

Ditandaskan, sebagai gugus terdepan penanganan, Dinas Kesehatan membutuhkan anggaran cukup besar untuk digunakan pembelian Alat Pelindung Diri (APD) untuk melindungi petugas medis, pembelian Rapit Test, obat-obatan dan berbagai keperluan lainnya.

“Termasuk memberikan tunjangan untuk seluruh tenaga medis dalam upaya menangani pasien yang terjangkit virus corona,“ ujar Bambang Yanto.

Sementara itu, lanjutnya, untuk lima Kecamatan di Kota Banjarmasin dialokasikan masing-masing Rp 1 miliar. Selebihnya dibagikan kepada Dinas Sosial, Dinas Satpol, PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan pihak-pihak terkait lainnya untuk mempercepat penanganan dan penanggulangan.

Secara terpisah Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya SH MH saat ditemui wratawan di ruang kerjanya. Ia menjelaskan anggaran penanganan covid-19 ini disediakan untuk selama tiga bulan terhitung April hingga Juni 2020.

Harry Wijaya berharap, pergeseran anggaran dalam upaya mempercepat penanganan covid-19 ini mencukupi. “ Kalapun nantinya kurang bisa saja nanti kembali dianggarkan untuk ditambah,“ seraya berharap agar wabah ini dengan cepat teratasi.

Pimpinan dewan dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, bahwa wabah virus corona selaian dialami ratusan negara, tapi telah mewabah ke sejumlah daerah di Indonesia. Dan beberapa pemerintah daerah pun telah menyiapkan anggaran khusus untuk mempercepat penanganannya.

Sebelumnya kata Harry Wijaya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (24/3/2020) lalu sudah menyampaikan instruksinya, agar pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota diminta wajib melakukan refocusing kegiatan dan melakukan realokasi anggaran untuk mempercepat penanganan covid-19. (nid/K-3).

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya