Pendapatan Daerah Diprediksi Turun 50 Persen

Imam Suprastowo mengakui, kondisi di Kalsel masih permulaan penyebaran Covid-19, sehingga dampaknya belum dirasakan, hanya terlihat penurunan di lapangan.

BANJARMASIN, KP – Pendapatan daerah Kalsel diprediksi mengalami penurunan, sebagai dampak pandemi Covid-19 yang menyebabkan aktivitas ekonomi menurun.

Bahkan diprediksi penurunan pendapatan ini berkisar 30 persen hingga 50 persen, tergantung perkembangan pandemi Covid-19, yang semakin lama akan berdampak pada perekonomian di daerah.

“Jadi aktivitas ekonomi sudah menunjukan tren penurunan,” kata Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo kepada wartawan, Senin (13/4/2020), di Banjarmasin.

Penurunan ini terlihat dari sektor batubara dan Crude Palm Oil (CPO) yang sudah terlihat terhambat, termasuk pendapatan dari bahan bakar minyak (BBM).

“Ini terlihat dari penurunan aktivitas di pelabuhan, terutama pengiriman batubara dan CPO keluar daerah,” jelas politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Sedangkan bagi hasil dari BBNKB atau pajak kendaraan bermotor, menurut Iman Suprastowo, dampaknya hanya berupa penundaan pembayaran yang dilakukan masyarakat, terkait himbauan tidak keluar rumah.

Berita Lainnya
1 dari 449
Loading...

“Mungkin masih bisa diharapkan, karena hanya berupa penundaan pembayaran,” ujar Imam Suprastowo.

Imam Suprastowo mengakui, kondisi di Kalsel masih permulaan penyebaran Covid-19, sehingga dampaknya belum dirasakan, hanya terlihat penurunan di lapangan. Walaupun kasus positif Covid-19 terus menunjukan peningkatan, terutama yang berasal dari klaster Gowa, Sulawesi Selatan.

“Penurunan ini masih awal, sehingga belum diketahui persentasenya,” tambah wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel VII, meliputi Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarbaru.

Secara nasional, memang perekonomian sudah menunjukan penurunan sebagai dampak pandemi Covid-19, mengingat beberapa pelabuhan juga ditutup untuk menghindari meluasnya penyebarannya virus asal Wuhan, China.

“Yang baru awal saja, aktivitas batubara dan CPO sudah menurun drastis. Apalagi nanti,” ujar Imam Suprastowo.

Lebih lanjut diungkapkan, agar semua pihak berpartisipasi untuk mengatasi pandemi ini, agar bisa segera berakhir, karena semakin panjang waktu penyebarannya, maka dampak pada perekonomian juga semakin besar.

“Mudah-mudahan ini bisa segera berakhir, agar aktivitas ekonomi bisa semakin lancar, dan penutupan akses sejumlah pelabuhan bisa dibuka kembali,” jelasnya. (lyn/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya