Banjarmasin Kekurangan Puluhan TPST

Banjarmasin, KP – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Drs Mukhyar mengakui, Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di kota ini masih kurang. Meski Pemko terus memprogramkan lokasi yang bertujuan salah salah satunya mengurangi pembuangan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tersebut.

Dalam tiga tahun terakhir ini karena keterbatasan anggaran kita baru menambah beberapa TPST, kata Mukhyar.

Dihubungi KP Minggu (3/5/2020) ia menjelaskan, penambahan TPST baru itu seingatnya diantaranya TPST HKSN, TPST Kampung Gedang dan TPST Beruntung Jaya dan TPST di Kelurahan Basirih.

Dikemukakan khusus TPST Kampung Gedang dan Beruntung Jaya anggaran pembangunannya ketika itu atas bantuan Pemprov Kalsel, sedangkan pembanguan TPST di Kelurahan Basirih dananya bersumber bantu pemerintah pusat.

Berita Lainnya

Satu Anak Digigit, 4 Anjing Liar Dibius

Dewan Atur Sanksi Pelanggaran Prokes

1 dari 1.413
Loading...

Ia mengatakan, kebanyakan pembangunan TPST dengan memanfaatkan fasilitas umum (fasum). Sebelumnya kita sudah mensosialisasikan rencana ini dan masyarakat sekitar menyatakan kesediaannya karena memang mereka mengusulkan ada TPST di wilayahnya, ujar Mukhyar.

Lebih jauh Mukhyar mengatakan, Pemko Banjarmasin kini terus berupaya memprogramkan pembangunan TPST karena selain melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor : 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, tapi juga sebagai salah satu upaya untuk mengurangi lokasi Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) serta mengurangi pembuangan volume sampah di lokasi di TPA .

Di Kota Banjarmasin setiap harinya sekitar 600 hingga 700 ton sampah yang harus di buang di TPA, katanya, seraya menambahkan sampai saat ini Kota Banjarmasin baru memiliki sekitar 15 TPST. Padahal, idealnya setiap kelurahan harus memiliki TPST.

Dikemukakan, salah salah satu kendala dihadapi pihaknya dalam mendirikan TPST adalah sulitnya mencari lokasi untuk penyediaan lahan. Belum lagi kendalan lain , yaitu adanya tantangan penolakan terhadap pembangunan TPST dari warga sekitar.

Mukhyar mengatakan, selaian terus mengupayakan pembangunan TPST, Pemko Banjarmasin secara bertahap akan mengurangi keberadaan TPS. Khususnya yang ada di tepi jalan, karena selain dinilai sering menganggu arus lalulintas, TPS di tepi jalan juga dirasakan tidak enak dilihat dan menimbulkan bau tak sedap., katanya. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya