Kisah Inspiratif Mitra Damayanti Geluti Karier di Bank Kalsel Hingga Dipuncak

407

Banjarmasin, KP – Mitra Damayanti, saat ini menjabat sebagai Group Head Bank Kalsel, sebuah jabatan penting yang berfokus mendukung operasional Bank Kalsel untuk memperoleh kinerja positif.
Group Head merupakan jabatan tertinggi di Bank Kalsel yang menduduki struktur organisasi di atas Kepala Divisi dan berada langsung di bawah Direksi.


Mitra merupakan salah satu contoh yang patut diteladani oleh seluruh Pegawai Bank Kalsel, baik dari loyalitasnya terhadap perusahaan, maupun dari pribadi beliau yang bersahabat dengan semua orang.


Meniti karir sejak tahun 1993 silam, seorang Mitra harus mengawalinya dengan menjalani posisi sebagai Teller. Sempat berhenti dari pendidikan S1nya di jurusan Ekonomi sebagai bentuk keseriusannya untuk bekerja, namun beberapa waktu berselang beliau kembali melanjutkan pendidikannya dan berhasil meraih title S1 Ekonomi.


Singkat cerita, seiring waktu, secara teratur karir Mitra terus menanjak dari waktu ke waktu, yang kemudian menjadikannya sebagai Pemimpin Seksi Pelayanan Nasabah, Pemimpin Bagian pelayanan Nasabah, Kepala Cabang Pembantu, Kepala Cabang, Kepala Divisi, dan puncaknya menduduki posisi sebagai Group Head.

Beberapa prestasi pernah ditorehkannya kala menjabat sebagai Kepala Cabang, misalnya seperti 1’st Best Overall Performance Service Excellent, maupun Non Performing Loan (NPL) 0 untuk Bank Kalsel Kantor Cabang A. Yani.


Profesionalitas kerja Mitra tak terbantahkan, selama kurang lebih 27 tahun bekerja di Bank Kalsel, banyak suka duka yang harus dihadapi, yang menuntutnya untuk memilih antara urusan pribadi dengan pekerjaan. Dalam bekerja, Mitra punya prinsip totalitas, sehingga segala sesuatu yang menjadi tugasnya harus dikerjakan secara sungguh-sungguh alias total.


Karena menurut dia, untuk menjadi orang sukses tidak bisa setengah-setengah. Untuk itulah, diakuinya urusan pribadi atau keluarga lebih banyak mengalah alias dikorbankan jika sudah di hadapkan dengan tugas pekerjaan di kantor.


“Jadi kalau ada waktu libur meski hanya satu hari di akhir pekan misalnya, benar-benar saya manfaatkan untuk quality time bersama keluarga,” kisahnya.


Kepiawaian membagi waktu, diakui Mitra menjadi tantangan tersendiri, mengingat antara karir dan kewajiban sebagai ibu rumah tangga mesti harus berjalan seimbang agar salah satunya tak saling dikalahkan. Mitra sangat bersyukur Suami dan anaknya begitu memahami pekerjaannya di dunia perbankan yang super sibuk, bahkan harus pulang hingga larut malam sepertinya sudah menjadi hal yang biasa.


“Anak kadang saya bawa ke kantor biar dia melihat pekerjaan mamanya, Alhamdulilah semakin tumbuh besar dia juga mengerti tugas orangtuanya bekerja,” kenang Mitra.


Berkat totalitasnya itu jualah, Mitra dapat merengkuh puncak karir tertinggi di Bank Kalsel, apalagi dia sekarang menjadi wanita satu-satunya di antara pucuk pimpinan Bank Kalsel lainnya. Bekerja di bank harus tahan banting. Pulang hingga larut malam lantaran proses hitung saldo akhir hari di bank harus diselesaikan perharinya. Belum lagi menyelesaikan proses administrasi pencairan pinjaman untuk nasabah dari yang sudah ditargetkan. Selain itu, sebagai bidang usaha penjual jasa, Mitra berpendapat seorang pegawai bank harus selalu terlihat menyenangkan dengan senyum ceria dan hangat kepada nasabah. 


“Jadi bagaimana kita bisa mengatur emosi kita. Urusan pribadi tidak boleh dibawa ke pekerjaan. Prinsipnya, kondisi kita yang lagi ada masalah jangan sampai mengurangi kualitas pelayanan. Kita juga harus disiplin betul, tidak bisa suka-suka misalnya tidak turun,” jelasnya.


Dari perjalanan karirnya tersebut, Mitra berharap Bank yang dicintainya ini dapat terus tumbuh dan berkembang menjadi Bank yang Unggul di daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai dengan semangatnya menuju Bank yang kuat, kompetitif, dan kontributif. Kepada seluruh insan Bank Kalsel, Mitra berpesan untuk terus menjaga profesionalitas, kedisiplinan dan sikap yang baik dalam bekerja.


“Lakukanlah pekerjaan kalian dengan sebaik-baiknya, junjung tinggi profesionalitas, tingkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kerja, dan yang utama adalah bersikap sopan dan santun kepada semua orang, karena pribadi yang baik akan membawa kita kepada kesuksesan dan kinerja yang lebih baik” pungkasnya. (ADV)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya