Anak Seribu Sungai Ajukan 12 Permohonan

Banjarmasin, KP – Memperingati Hari Anak Nasional tahun 2020, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kota Banjarmasin, Iwan Fitriady, menggelar kegiatan video teleconfren bersama anak-anak kota seribu sungai.

Tentunya, pertemuan via Daring (Dalam Jaringan) Online itu tak disia-siakan para calon penerus tongkat estapet kepemimpinan daerah ini. Mereka, dengan kelugunya menyuarakan keinginannya.

Ada dua belas point permohonan yang disampaikan Forum Anak Kota Banjarmasin yang diwakili oleh Achmad Baihaqi, kepada orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai, antara lain, memohon kepada pemerintah, untuk lebih meningkatkan pemenuhan hak kepada anak, agar diberikan perlindungan khusus anak di masa Pandemi Covid-19. Kemudian Forum Anak bersama pemerintah mengajak seluruh masyarakat dalam edukasi mengenai pola asuh anak.

Memohon kepada pemerintah agar sering meperhatikan kesehatan mental anak korban kekerasan. Forum anak berperan sebagai konselor sebaya untuk mendukung pemerintah dalam penanganan kekerasan pada anak. Forum anak, Pemerintah dan masyarakat bekerjasama untuk mengurangi pergaulan bebas anak dan remaja.

Anak Banjarmasin mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan pernikahan usia dini dan mendorong pemerintah untuk menerbitkan peraturan daerah mengenai pernikahan usia anak. Anak Banjarmasin menolak segala bentuk exploitasi terhadap anak. Memohon kepada pemerintah agar lebih meningkatkan pengawasan pelaksanaan peraturan daerah mengenai kawasan daerah tanpa rokok (KTR) di Kota Banjarmasin khususnya pada anak.

Berita Lainnya
1 dari 1.385
Loading...

Memohon kepada pemerintah untuk membuat dan mengelola aksebilitas di tempat umumuntuk anak berkebutuhan khusus. Menolak segala bentuk diskriminasi dan kesenjangan sosial terhadap anak berkebutuhan khusus dan anak berhadapan hukum. Memohon kepada pemerintah untuk meningkatkan pengawasan dalam pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Memohon kepada pemerintah untuk menyediakan dan mengelola Zona Selamat Sekolah (ZOSS).

Menanggapi hal tersebut, H Ibnu Sina pun menginstruksikan kepada Iwan Fitriady, agar tetap mempertahankan Kota Banjarmasin sebagai Kota Anak. Menurutnya, dengan ditetapkan kota ini sebagai Kota Layak Anak, maka ruang-ruang publik yang ada di kota ini akan lebih banyak dan bisa digunakan sebagai tempat bermain anak.

Terlebih, lanjutnya, dengan adanya 12 poin permohonan tersebut, maka sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memenuhinya, seperti KTR (Kawasan Tanpa Rokok), kemudian juga akses aksebilitas dan lainnya. “Anak-anakku semua terutama yang difabel, kalian adalah anak-anak Kota Banjarmasin yang mempunyai hak sama,” ujarnya, Senin (22/03).

Untuk itu, lanjutnya, terkhusus untuk anak-anak penyandang disabilitas diharapkan tidak berkecil hati.

Pasalnya, pemerintah telah memperhatikan hampir semua aspek-aspek untuk pemenuhan kebutuhan mereka.

“Ruang-ruang bermain, ruang-ruang berekreasi itu adalah sebuah ruang tanpa batas, yang bisa dilakukan kapan saja dimana saja, tentu kami berharap ayah bunda menjadi panutan bagi anak-anak kita, oleh karenanya kami berharap suasana ini bisa dimaksimalkan, agar hari Anak Nasional ini betul-betul tetap meriah dan ini menjadi hari yang di nanti nantikan oleh anak seluruh Indonesia termasuk yang ada di Kota Banjarmasin,”pungkasnya. (vin/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya