Di Tengah Pandemi Covid-19 Bengkel Service Sepeda Kebanjiran Order

Setiap harinya hingga puluhan lebih bermacam sepeda minta diperbaikki dan diservice dari sepeda anak-anak, orang dewasa hingga orang tua. Ada peningkatan order perbaikkan setiap harinya hingga 100 persen lebih dengan berbagai keluhan

BANJARMASIN, KP – Demam sepeda lipat dan sepeda gunung (MTB) yang melanda kota ini ditengah pandemi covid 19 serta memasuki new normal membawa berkah tersendiri bagi pemilik bengkel service sepeda.

“ Alhamdulillah dengan bomingnya sepeda lipat dan gunung atau MTB membawa berkah bagi kami karena semakin banyak warga yang melakukan perbaikkan hingga service sepedanya,” jelas Ahmad Ahkmad pemilik bengkel sepeda dikawasan Sultan Adam depan Komplek Taekwondo.

Setiap harinya hingga puluhan lebih bermacam sepeda minta diperbaikki dan diservice dari sepeda anak-anak, orang dewasa hingga orang tua.

Ada peningkatan order perbaikkan setiap harinya hingga 100 persen lebih dengan berbagai keluhan.

  “ Yang paling banyak minta perbaiki adalah sepeda Seli atau sepeda lipat baik yang baru beli ditoko atau sepeda seli lama atau jadul,” jelasnya.

Berita Lainnya
1 dari 458
Loading...

Dikatakannya, seli yang diperbaiki bermacam-macam dari pedal yang berbunyi begitu dijalan hingga gigi belakang yang tidak mau dipindah turun naik, sedangkan seli yang baru dibeli biasanya keluhan konsumen baut-bautnya yang kurang kuat sehingga kurang nyaman ketika dipakai.

Sedangkan tarif service sepeda meskipun sedang booming biasa-biasa aja kerusakan ringan Rp10 sampai Rp15,000 sedangkan service berat Rp35 sampai Rp50,000.

Selain melayani service bengkelnya juga melayani penjualan sepeda bekas baik sepeda anak-anak hingga orang dewasa dan sepeda lipat seken ini paling banyak dicari dan sepeda gunung dan fixi sampai-sampai ia kehabisan stok.

“Bahkan sepeda lipat, MTB dan sepeda pixi orang service kadang ditawar dikira mau dijual,” jelasnya sambil tertawa.

Hal yang sama diungkapkan Juman kepada wartawan Jumat, service sepeda bekas kawasan Jalan Cendrawasih belakang rumah yatim Santosa.

Dalam sehari 8 hingga 10 buah sepeda minta diservice ditempatnya dan yang paling mendominasi sepeda seli jadul, fixi hingga MTB dimana kerusakan paling banyak pada gigi belakang yang tidak berfungsi dengan baik.

“ Pokoknya kota kita ini saat corona lagi booming dan demam naik sepeda tidak hanya disini namun juga kota besar lainnya di Indonesia jika kita lihat di Tp, Allhamdulillah membawa berkah bagi kami saat ini setiap hari banyak orderan,” sebut warga Pemurus ini. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya