Sosialisasikan Protokoler Kesehatan di Ponpes Nurul Muhibbin

Paringin, KP – Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Balangan akan mengecek kesehatan atas kedatangan sejumlah santri Ponpes Nurul muhibbin Balangan. Baik itu santri baru maupun santri pasca liburan yang datang dari berbagai daerah. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Balangan yang juga Bupati Balangan H Ansharuddin saat menyerahkan bantuan APD kepada pengasung Ponpes Nurul Muhibbin yang sekaligus juga mensosialisasikan protokoler kesehatan.

Kedatangan Ketua Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Balangan didampingi beberapa anggota, seperti Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala BPBD Balangan, Senin (08/06).

“Semua santri yang datang ini akan di raped tes dan semua ruangan akan disemprot destan,” ujar bupati.

Bupati yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 ini mengajak kepada para santri dan juga kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran virus covid-19 atau virus corona yang merebak hampir di seluruh dunia, dengan menerapkan pola hidup sehat dan mematahi protokoler kesehatan.

“Jaga supaya tubuh tetap sehat, hidup sehat, hidup bersih, jaga makanan, rumah/ruangan dibersihkan,” ujarnya.

Ansharuddin juga menyampaikan, bahwa para santri tidak perlu panik dengan corona. Menurutnya, segala macam virus tidak akan dapat menjangkiti tubuh, apabila masyarakat atau para santri selalu membiasakan pola hidup bersih dan sehat.

Berita Lainnya
1 dari 282
Loading...

“Untuk itu, saya harap anak anak santri dapat tetap jaga kesehatan, tidak usah panik tentang virus corona,” tegasnya.

Disebutkannya, Protokol kesehatan itu seperti tidak ke luar rumah jika bukan hal yang mendesak, selalu mencuci tangan dengan sabun, selalu menggunakan masker, dan menjaga jarak fisik dengan orang lain.

“Jadi kepada anak anak santri agar selalu pakai masker, jaga jarak dan jangan lupa selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” jelasnya.

Karena menurut bupati, Salah satu cara pencegah penyebaran Covid-19 yang paling sederhana dan ampuh adalah kebiasaan cuci tangan dengan sabun atau antiseptik. “Ini sederhana, tetapi ampuh menghadang infeksi virus, khususnya Covid-19,” katanya. 

Tangan manusia, katanya, adalah anggota tubuh yang paling sering berinteraksi sehingga beresiko terpapar berbagai macam bakteri dan virus, untuk selanjutnya beresiko menularkannya, terutama ketika berada di tempat yang ramai.

Disebutkannya, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan protocol kesehatan terkait penanganan dan pencegahan menyebarnya virus Covid-19, yaitu jika merasa tidak sehat dengan kriteria demam 38 derajat Celsius disertai batuk/pilek, maka istrahat cukup di rumah bila perlu minum. Jika keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernafas atau nafas cepat, segera berobat ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).

Pada saat berobat ke Fasyankes, pastikan gunakan  masker, apabila tidak memiliki masker ikuti etika batuk atau bersin yang benar dengan cara menutup mulut dan hidung dengan hidung atau panggung lengan. Kemudian usahakan tidak menggunakan transportasi massal. (jun/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya