Eks Napi Curi Motor untuk Cari Istri Kabur

pengakuan tersangka Budi, sepeda motor itu tak akan dijual, karena rencananya dipakai mencari istrinya yang kabur

BANJARMASIN, KP – Sudah pernah merasakan dinginnya lantai penjara, M Budhy Noor alias Budi (44) rupanya tak jera melakukan berbuat kriminalitas. Kali ini aksinya adalah pencurian sepeda motor (Curanmor)

Karuan saja, warga Jalan Rantauan Darat Gang Pembangunan RT 07 Banjarmasin Selatan ini kembali berurusan dengan hukum dan terancam menghuni bui.

Ia ditangkap anggota Buru Sergab (Buser) Polsekta Banjarmasin Selatan saat berada di sebuah bengkel Jalan Kelayan A depan Gang Sajiran Banjarmasin Tengah, dengan kasus pencurian sepeda motor, Rabu (1/7/2020), sekitar pukul 15.00 WITA.

“Tersangka diamankan bersama barang bukti. Dan akan dikenakan pasal 362 KUHP,” tegas Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol H Idit Aditya di dampingi Kanit Reskrim, Iptu Idham Hari Sasongko, saat menggelar kasus tersebut, Kamis (2/07/2020).

Adapun barang bukti yang diamankan yakni satu unit sepeda motor Honda Scopy warna Hitam Merah dengan Nomor Polisi (Nopol) DA 2493 NT milik korban Fatimah Yanti (29), warga Jalan Sejahtera Darat Gang Pembangunan Banjarmasin Selatan dan satu buah Helm warna Hitam Orange milik tersangka.

Berita Lainnya
1 dari 882
Loading...

Aksi curanmor ini terjadi Selasa (30/6/2020), sekitar pukul 11.00 WITA, saat itu korban membeli obat di Apotek Anugerah Jalan Gerilya Banjarmasin Selatan. Karena bergegas, ia lupa mencabut kunci kontak sepeda motor yang di parkir di depan apotik.

“Kebetulan tersangka lewat dan melihat ada kuncinya, sepeda motor itupun dibawa kabur. Namun aksi tersangka terekam camera tersembunyi (CCTV),” kata Kompol H Idit Aditya.

Korban pun langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan. Anggota Buser langsung bergerak dan menangkap tersangka saat mau memodifikasi dan mengganti plat motor tersebut di sebuah bengkel.

“Lalu tersangka bersama barang buktilangsung dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ke denah hukum,” tegasnya.

Dari pengakuan tersangka Budi, sepeda motor itu tak akan dijual, karena rencananya dipakai mencari istrinya yang kabur tak tahu kemana perginya.

“Memang istri saya ini dikatakan oleh keluarga sudah meninggal akan tetapi saya tak percaya, saya pun terus mencarinya,” katanya.

Ia mengakui pernah masuk penjara atas kasus Narkoba pada 2018 silam, tapi saat bebas mendapat kabar istrinya sudah meninggal dunia. “Di situlah membuat saya bingung dan terus melakukan pencarian,” ujarnya lagi. (fik/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya