Gowes Bareng Forkominda, Bupati Tinjau Kampung Tangguh

BUPATI HSU - H Abdul Wahid Bersama Forkominda Gowes meninjau kampung tangguh. (KP/Ist)

Amuntai, KP – Berolahraga di tengah pandemi Virus Covid 19 memang salah satu yang nampaknya harus dijaga dalam menjaga kesehatan kekebalan tubuh. Bersama dengan Forkominda, Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Drs H Abdul Wahid MM MSi berolahraga dengan bersepeda.

Gowes beberapa waktu lalau tersebut dengan rute dari Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (pemkaby setempat menuju Desa Banyu Hirang yang merupakan Desa Kampung Tangguh di tengah wabah Virus Covid 19. Kegiatan tersebut juga merupakan sekaligus melakukan peninjauan.

Hiliyani Selaku Kepala Desa Banyu Hirang mengatakan, selama ini kesiapan kami untuk pencanangan kampung tangguh dalam Bidang Kesehatan, Bidang Keamanan lingkungan, Bidang ketahanan pangan, dan bidang informasi dan kreativitas.

Berita Lainnya

Kegiatan Sapta Pesona di Cagar Budaya Candi Agung

10 ODJG di HSU Terima Bantuan

1 dari 206
Loading...

Kegiatan di Bidang Kesehatan ini pemerintah desa beserta masyarakat telah bisinergi untuk bagaimana mencegah Covid-19 ini, salah satu kegiatan yang di laksanakan membagi tempat sapu untuk perilaku hidup bersih, membagi tempat cuci tangan dan pembagian masker serta kegiatan bersifat sosialisasi lainnya agar masyarakat tau bagaimana cara mencegah dan menegani Covid-19 ini.

Hilyani juga menyebut untuk Kegiatan di Bidang Keamanan lingkungan kami pemerintah desa bekerja sama dengan Babinsa dan Linmas guna menjaga keamanan lingkungan sekitar desa Banyu Hirang ini.

Adapun, Bidang Ketahanan Pangan meliputi perternakan, perikanan, pertanian dan industri rumah tangga. Kegiatan Bidang Informasi dan Kreativitas berbagai macam informasi telah kami berikan kepada masyarakat desa banyu hirang guna mencegah dan menegani Covid-19, salah satunya mamasang Baliho, stiker dan Paplet serta secara langsung memberikan penyuluhan kepada masyarakat desa banyu hirang.

Di desa Banyu Hirang ini pula merupakan salah satu penghasil produk unggulan seperti anyaman purun, ” di desa kami ini unggulkan di bidang Industri Rumah Tangga karna secara turun-temurun desa Banyu Hirang sudah memproduksi seperti Anyaman Purun”, ungkapnya.

Bahkan sekarang ini keahlian dalam mengayam purun sudah berkembang anyaman eceng gondok menjadi sebuah hasil kerajinan dan sedotan dari Purun. (nov/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya