Jalan Trisakti Liang Angang Momok Bagi Sopir

Banjarmasin, KP – Kawasan Jalan Gubernur Subarjo Lingkar Selatan, atau lebih dikenal akses Jalan Trisakti-Liang Anggang Lingkar Selatan, mengalami kerusakan berat dan jadi momok bagi yang melintas disana.


Tak ayal, hampir setiap hari truk miring dan terjungkal, akibatnya banyak yang menjadi korban, terutama angkutan logistik dari pelabuhan menuju luar kota atau sebaliknya juga pengendara R2 sering terjubkal disana.


Hari Rabu saja, tidak kurang dari dua kejadian truk miring dan terbalik, bahkan pukul 17.00 wita ada sebuah truk plat DA 8750 HD, tepat di RT 13 depan Depo Spil Km 5 Lingkar Selatan miring dan akhirnya terbalik.


Berdasarkan saksi mata Syaifullah (40) membeberkan kepada wartawan, peristiwa terbaliknya truk logistik milik salah satu ekspedisi tersebut berawal, saat sopir berhati-hati melewati jalan dari arah Liang Anggang menuju Trisakti Banjarmasin.


Namun sial, karena kondisi lubang besar nyaris di sepanjang jalan, akibatnya salah satu ban terperosok di lubang besar, sehingga posisi ban truk timpang dan terbalik.


Petugas Lalu Lintas pun sibuk mengatur jalan tersebut, dan memandu agar truk-truk yang lewat bisa melewati jalan yang agak mudah.

Berita Lainnya
1 dari 868
Loading...

Sudah 6 bulan lebih, kondisi jalan disini rusak berat, dan belum ada tanda perbaikan yang memadai,"

jelas Saiful dan teman-teman. Armada truk-truk Trisakti yang melintas dengan kapasitas sampai 20 ton muatan melintas bagaimana kita tidak khawatir akan keselamatan pengendara, termasuk keselamatan warga yang melintas bekerja dipabrik tuturnya. Ia berharap agar pemerintah dapat segera memperbaiki kondisi jalan tersebut, sebab sangat mengkhawatirkan.

Kecelakaan bisa sampai setiap hari di kawasan Lingkar Selatan ini terjadi ketika menjelang Magrib jangan sampai jatuh kurban meninggal baru diperbaikki permanen,” ucapnya.

Di tempat terpisah ketika dikonfirmasi wartawan, Anggota DPRD Kota Banjarmasin Saut Nathan Samosir menyebutkan, jalan Lingkar Selatan Trisakti-Liang Anggang kewenangannya oleh Kementerian PURP melalui Balai Besar Pelaksanaan  Jalan Nasional XI.

Kami sebagai anggauta DPR telah mengkomunikasikan dengan Dinas PURP Kalsel dan DPRD Kalsel untuk perbaikan sementara, namun masih saja jalan membahayakan bagi angkutan truk, karena perbaikannya tambal sulam saja,'' ujar anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin ini.

Ia memastikan, pengelolaan Jalan Lingkar Selatan bukan ranah Pemko Banjarmasin, dan pihaknya mendapat informasi, bahwa kini perbaikan jalan tersebut masih dalam proses lelang untuk tiga bulan ke depan. Yang jadi persoalan para sopir truk dan warga melintas disana, selama menunggu tiga bulan ini bagaimana? Ini yang kami khawatirkan.

Korban akan bertambah terus, selama tiga bulan ini, instansi yang berwenang agar bisa cepat memperbaikki dan merapikan jalan berlobang-lobang tersebut,” harapnya. (hif/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya