Sebaran Covid-19 Tabalong Masih Terkendali

Tanjung, KP – Berbeda dengan beberapa daerah di sekitarnya, sebaran wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Tabalong masih bisa dikendalikan, meskipun tetap diperlukan kewaspadaan terutama di wilayah perkantoran.

Hal itu, diungkapkan Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat menerima bantuan sebuah ventilator (alat bantu pernafasan) untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Badaruddin Kasim BA oleh PT SIS bersama PT Adaro grup belum lama tadi di depan kantor Sekretariat Pemerintah Kabupaten Tabalong di Tanjung.

Menurut Anang, untuk sebaran Covid-19 di Kabupaten Tabalong saat ini masih terkendali, hal itu dilihat dari jumlah pasien yang sembuh dan penambahan pasien yang positif, masih menunjukan banyak yang sembuh, “Alhamdulillah, untuk sebaran Covid-19 di Kabupaten Tabalong masih terkendali,” ujarnya hari itu.

“Meski di Kabupaten Tabalong mengalami angka penurunan, namun kita tetap waspada dengan cara penerapan protocol kesehatan, terutama saat ini di lingkungan perkantoran, kita tidak ingin nantinya muncul klaster baru yakni klaster perkantoran,” sebut Anang.

Untuk itu, lanjutnya pihak pemerintah akan segera melakukan rapat terkait bagaimana pengaturan jam kerja, agar dapat membentengi pegawai khususnya dari sebaran Covid-19 klaster perkantoran, “mungkin nanti kita bisa berlakukan system dua shif, yakni pagi hingga jam 12:00 siang, selanjutnya shif kedua hingga pukul 14:30 WITA masuk kantor,” ujarnya.

“Saya berharap, apa yang kita capai ini (pencegahan Covid-19) dapat kita pertahankan dan sebaran Covid-19 di daerah kita terus dapat kita kendalikan, dan di minggu-minggu kedepan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tabalong  akan meningkatkan penerapan protocol kesehatan di masyarakat, dengan mengadakan masker dalam jumlah banyak yakni 500 ribu masker,” ujar Anang.

Dengan pembagian 500 ribu masker gratis ini setiap invidu masyarakat Kabupaten Tabalong akan memiliki 2 masker, setelah itu pihak pemerintah akan memperketat penerapan protocol kesehatan untuk warga di Kabupaten Tabalong.

Usai kegiatan penerimaan bantuan sati unut ventilator tersebut, Bupati Lngsung meresmikan langsung ilang Penggilingan Padi Antasari Jaya Desa Bangkiling, Kecamatan Banua Lawas.

Kilang Penggilingan Padi Antasari Jaya didirikan oleh Babinsa Koramil 06/Banua Lawas Kodim 1008/Tanjung Sertu Jarudin. Gagasan tersebut muncul dari pengamatan bahwa selama ini masyarakat setempat merasa kesulitan membawa hasil panen mereka. Selain terkendala lokasi yang cukup jauh, masyarakat juga harus mengantri lama karena tempat penggilingan padi yang ada jumlahnya sangat minim.

Berita Lainnya
1 dari 170
Loading...

Desa Bangkiling sendiri merupakan desa yang masih mengandalkan sektor pertanian dengan areal persawahan ratusan hektar.

Berdasarkan hal tersebut dan bentuk kepedulian Babinsa terhadap wilayah maka tercetus lah idenya untuk membangun kilang penggilingan Padi. Dengan kapasitas 5 mesin, 3 mesin pemecah dan 2 mesin pemutih.

Dalam sambutannya, Dandim 1008/Tanjung Letkol Inf Ras Lambang Yudha mengapresiasi dan mengucapkan Terimakasih kepada Babinsa Sertu Jarudin beserta seluruh unsur terkait yang telah membantu mendirikan kilang padi.

“Terimakasih kepada Babinsa dan seluruh unsur terkait yang telah membantu mendirikan kilang padi yang kita resmikan ini,” ucap Dandim.

Dandim juga berharap dengan adanya kilang Padi Antasari Jaya ini, mudah-mudahan kedepan sudah tidak ada lagi masyarakat yang harus menunggu mengantri lama dan terpenting dapat mengurangi beban masyarakat.

Sementara itu, Bupati Tabalong mengatakan upaya yang dilakukan TNI ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, untuk itu Bupati mengucapkan terimakasih kepada Dandim Tanjung beserta jajaran serta berharap program ini dapat dilanjutkan di wilayah-wilayah lain.

“Sebagian besar kelebihan produksi beras kita dari Kecamatan Banua lawas” terang H. Anang Syakhfiani.

Bupati menambahkan, Setelah panen yang terpenting bagi masyarakat adalah melakukan penjemuran dan penggilingan padi. Oleh karena itu dengan adanya kilang penggilingan padi ini diharapkan dapat membantu meringankan proses pengerjaannya.

“Kami resmikan Penggilingan Padi Antasari Jaya di Desa Bangkiling Kecamatan Banua Lawas, semoga Allah SWT meridhoi usaha kita dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Bupati Tabalong dalam sambutannya hari itu.

Kemudian dilanjutkan dengan pemecahan kendi sebagai simbolisasi peresmian Kilang Penggilingan Padi Antasari Jaya oleh Bupati Tabalong H. Anang Syakhfiani di dampingi Dandim 1008/Tjg Letkol Inf Ras Lambang Yudha.

Acara juga turut di hadiri oleh Camat Banua Lawas, Para Danramil jajaran Kodim 1008/Tanjung, Forkopinca Kecamatan Banua Lawas, Kepala Desa, Tokoh Agama, Kelompok Tani, serta masyarakat setempat. (ros/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya