Terigu di Gudang Bulog Kosong

Agen-agen dari PT Boga Sari ini cukup membantu Bulog karena mereka bisa memenuhi permintaan kebutuhan terigu dibanua ini saat menunggu pasokan terigu Bulog. 

BANJARMASIN, KP – Kepala Kantor Wilayah Bulog Divre Kalsel Arif Mandu menjelaskan, paska lebaran ini terigu masih kosong akibat banyaknya permintaan jelang lebaran Idul Fitri lalu.

“Dan setelah kami lakukan pemesanan ternyata habis juga karena pada waktu lebaran Idul Fitri pesanan paketan lebih mendominasi warga,’’kata Arif Mandu kepada wartawan, Kamis kemaren.

Disebutkan, kekosongan terigu di gudang Bulog Kalsel sejak bulan Juli lalu dimana permintaan dari warga meningkat tajam. Karena terigu sebagai bahan utama membuat kue juga jenis makanan lainnya.

“ Kekosongan terigu ini sudah kami sampaikan ke Bulog pusat agar kondisi ini bisa ditangani secara cepat, dan terigu dipusat masih dalam tahap pemesanan dari Jateng dan akan masuk ditempat kita,” jelasnya.

Terigu masih dalam proses order sebanyak sekitar 1 kontainer atau sekitar 17 ton, meskipun digudang Bulog kosong namun permintaan terigu dipasaran masih terkendali hingga saat ini.

Disisi lain, lanjutnya, banyaknya mitra outlet sehingga bisa menkover semua permintaan juga ada mitra selain Bulog juga PT Bogasari yang memiliki mitra kerja.

Berita Lainnya
1 dari 457
Loading...

Agen-agen dari PT Boga Sari ini cukup membantu Bulog karena mereka bisa memenuhi permintaan kebutuhan terigu dibanua ini saat menunggu pasokan terigu Bulog. 

Sedangkan sembako lainnya yang tersedia dari laporan operasional Perum Bulog Kanwil Kalsel perbulan Juni di gudang Telaga biru migor tersedia sekitar 14,400 liter, gudang kancab Barabai serta kancap Kotabaru .

Kesiapan stok beras ada ada 11 ribu ton dan terus gencar penyediaan gabah karena mulai panen raya, jadi untuk stok beras aman hingga 5 bulan kedepan, jelas Mandu.

“ Alhamdulillah, Untuk gula sudah mulai turun harga disejumlah pasar tradisional dijual hanya Rp12 ribu dan akan kembali sesuai HET,” sebutnya.

Dari pantauan wartawan dilapangan Senin dikawasan Pasar Lama harga gula masih bervariasi dan bertahan diharga Rp12 ribu dan Rp13 ribu.

Samad penjual gula eceran menjelaskan, ia menjual gula seharga Rp13 ribu karena waktu membeli harganya sudah diatas Rp12 ribu di pedagang besar dikawasan Pasar Baru.

Syamsul penjual gula eceran dikawasan Sultan Adam, ia dikiosnya masih menjual gula seharga Rp13500 per kilo karena ketika membeli gula didistributor besar Pasar Lima harga gula masih tinggi perkarungnya, belum lagi ongkos angkut dan plastik pembungkusnya. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya