Tujuh Belasan di Perempatan Disambut Antusias Pengguna Jalan

Banjarmasin, KP – Pemandangan tampak berbeda terjadi di perempatan Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin Kota, Senin (17/08/2020).

Lagu Indonesia Raya dikumandangkan melalui pengeras suara. Bendera merah putih berkibar di puncak tiang yang dipegang dua orang polisi di tengah perempatan jalan itu, sekitar pukul 11.00 WITA.

Upacara bendera memperingati HUT RI ke -75  di perempatan jalan ini dilaksanakan personil Satlantas Polresta Banjarmasin. Dan diikuti warga kota yang kebetulan melintas.

Selama pelaksanaan, arus lalu lintas dihentikan sementara waktu. Upacara ini sengaja digelar menyusul adanya imbaun dari pemerintah untuk menghentikan aktivitas selama tiga menit.

Para pengendara turun dari kendaraan. Sambil berdiri, mereka memberikan penghormatan kepada bendera merah putih yang berkibar di puncak tiang di tengah perempatan itu.

“Juga ikut turun dan memberikan hormat saat lagu Indonesia Raya tadi. Tak menyangka hari ini bakal ikut upacara, padahal tak ada rencana,” ujar salah seorang pengendara, Isna.

Isna pun mengaku sempat kaget. Dia mengira pelaksanaan upacara itu razia pemeriksaan kelengkapan kendaraan. “Saya kira ada razia. Ternyata upacara,” bebernya.

Berita Lainnya
1 dari 1.433
Loading...

Adapun Kepala Urusan Bina Operasi (KBO) Satlantas Polresta Banjarmasin, Ipda S Naryanto mengemukakan, upacara itu tak hanya dilakukan di perempatan Jalan Lambung Mangkurat. 

Tapi juga di beberapa titik lainnya. Sebut saja perempatan Jalan Merdeka, Jalan Pangeran Antasari, serta depan Polresta Banjarmasin, Jalan Ahmad Yani, Km 2,5.

Dia menambahkan, tak hanya di Banjarmasin, kegiatan serupa juga dilaksanakan di seluruh Indonesia. Menyusul adanya instruksi dari pemerintah untuk menghentikan aktivitas warga di detik-detik proklamasi kemerdekaan.

“Tak hanya di sini. Juga ada di titik lain. Ini dilakukan di seluruh Indonesia,” ujar Naryanto yang juga bertindak sebagai pemimpin upacara.

Selain itu, Naryanto tak lupa mengucapkan terimakasih serta menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan warga penggunaan jalan yang tampak antusias dalam pelaksanaan upacara tersebut. 

Sebab, ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan dan bendera merah putih dikibarkan warga sontak berdiri dan memberikan hormat. Tak peduli wali saat itu lampu hijau traffic light menyala.

“Luar biasa antusiasme warga tadi. Saya sampai merasa terharu melihatnya. Mereka seketika berhenti walaupun lampu sedang hijau. Terimakasih banyak,” tukasnya.

Sebelumnya, Pemko Banjarmasin memang telah mengeluarkan surat imbaun. Selain mengatur cara pelaksanaan peringatan tujuh belasan di masa pandemi CoVID-19. Disitu juga diatur terkait penghentian aktivitas warga selama tiga menit.

Selain itu, sirena juga diminta untuk dibunyikannya di detik-detik kemerdekaan tersebut. (sah/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya