Aliansi BEM Audiensi ke DPRD Kalsel

Banjarmasin, KP – Puluhan anggota aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Kalsel mendatangi DPRD Kalsel untuk menyampaikan hasil rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) BEM se Kalsel.


“Kita menyampaikan aspirasi BEM, terkait isu hangat di daerah, terutama tiga isu utama di bidang pendidikan, lingkungan dan politik,” kata Ketua Aliansi BEM se Kalsel, Ahdiat Zairullah kepada wartawan, usai audensi, Senin (14/9/2020), di Banjarmasin.


Menurut Ahdiat, sebenarnya banyak isu hangat yang bisa diangkat, namun tidak mungkin disampaikan sekaligus, namun bertahap yang disampaikan tiga koordinator (korda) wilayah di Kalsel.
“Kita sampaikan isu hangat ini secara bertahap, dan tiga isu utama ini lebih dulu,” tambahnya.


Ahdiat mengungkapkan, pembagian korda ini dilakukan agar bisa fokus terhadap isu-isu yang ada di daerah dan juga sub koordinasi dan pertimbangan geografis.
Ditambahkan, mahasiswa ingin, dewan dapat membantu perjuangan pemerataan pendidikan dan tenaga pengajar.

Berita Lainnya
1 dari 1.421
Loading...

Kemudian lingkungan, menumpuknya tata cara penambangan yang bermasalah. Terakhir pilkada serentak yang sekarang tengah berjalan. “Yang peling penting dari pertemuan ini adalah menindaklanjuti, jangan sampai tidak ditindak lanjuti,” jelasnya.


Selain itu, diharapkan hasil pertemuan ini tidak berhenti sampai disini, sehingga meminta komitmen dewan dengan menandatangani nota kesepahaman yang isinya ada lima poin, diantaranya meminta dewan untuk membuat formulasi antisipasi kebakaran hutan dan lahan, memastikan hak pemerataan pendidikan dan tenaga pengajar, berpihak pada pelestarian lingkungan guna menghasilkan keadilan lintas generasi dan menindak lanjuti aspirasi yang disampaikan, dengan membuat bukti hitam diatas putih.

“Terakhir ada tambahan satu poin dari dewan, bunyinya akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” tambah Ahdiat.


Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK merespon positif audensi mahasiswa ini, dibandingkan melakukan aksi turun ke jalan. “Bagus sekali, tidak lagi harus perang urat saraf, biar lebih fokus,” kata H Supian HK.


Bahkan keberadaan aliansi ini cukup membantu dewan dengan memberikan informasi sekaligus mengawasi jalannya pembangunan. “Karena anggota dewan juga memiliki keterbatasan,” ujar politisi Partai Golkar.


Hal senada diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H Sahrujani yang akan menindaklanjuti persoalan sesuai dengan kewenangan yang ada, terutama yang terkait bidang pembangunan dan infrastruktur. (lyn/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya