Kalsel Berhasil Jaga Ketahanan Pangan, Mentan Beri Penghargaan ke Paman Birin

MARABAHAN, KP – Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil jaga ketahanan pangan selama pandemi Covid-19.
Kalsel dengan gubernurnya, H Sahbirin Noor, yang akrap disapa Pamam Birin, dinilai berhasil mengamankan ketersediaan pangan.
Atas keberhasilan tersebut, Paman Birin menerima piagam penghargaan atas pengamanan stok pangan dari Mentan (Menteri Pertanian) Syahrul Yasin Limpo saat syukuran panen bersama Gapoktan Harapan Maju di Handil Masjid Desa Anjir Pasar Lama, Batola, Senin (31/8).
Syahrul menilai dibawah kepemimpinan Paman Birin, Kalsel berhasil menjaga kestabilan pangan saat wabah Covid saat ini.
“Bahkan Kalsel saat pandemi mampu surplus beras,” kata Syahrul.
Namun walaupun sudah mampu surplus, lahan pertanian di Kalsel masih dapat diekspansi lebih lagi.
“Melihat sosok Gubernur Kalsel, saya yakin mampu melakukan optimalisasi lahan rawa.
Apalagi lahan di Kalsel banyak yang datar sehingga tunggal water managemen dan perbaikan jalan pertanian saja lagi yang perlu ditingkatkan.
Saya berharap lahan pertanian di Kalsel dapat dimaksimalkan produktivitasnya, Gubernur tadi janji sama akan intervensi lahan baru pertanian 50 ribu hektar, tapi saya yakin Kalsel mampu sampai 200 hektar,” tambah Syahrul.

Berita Lainnya
1 dari 379
Loading...

Sementara Paman Birin mengatakan untuk tahun ini ditargetkan produksi gabah Kalsel sebanyak 1,7 juta ton gabah kering giling.
“Sampai Agustus sudah tercapai 1 juta ton lebih GKG, jadi target tersebut Insya Allah akan tercapai,” ujarnya.
Selama pandemi Covid terjadi, panen padi di Kalsel justru baik sehingga ketahanan pangan terjaga.
Paman Birin berharap sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dapat dibangun secara berkelanjutan.
“Terima kasih atas dukungan Mentan RI untuk peningkatan produktivitas pertanian Kalsel.
Mari kita terus bangun sinergitas sehingga petani Kalsel makin sejahtera,” kata Paman Birin.
Selain Gubernur Kalsel, penghargaan juga diterima Bupati Batola, Hj Normiliyani dan Bupati HST Chairansyah.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan MoU optimalisasi lahan pertanian ditandatangani Pemprov Kalsel, Pemkab Batola dan stake holder disaksikan Mentan RI dan Gubernur Kalsel.
Sementara itu Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman, mengatakan salah satu pertimbangan lain, pemerintah memberikan penghargaan kepada Gubernur Paman Birin adalah, adanya regulasi untuk menghindari anjloknya harga beras di petani.
Paman Birin meminta Pemprov dan Pemkab/Pemkot menyiapkan anggaran untuk membeli beras dari petani.
“Pemerintah daerah akan membeli gabah petani atas surat Pak Gubernur ke Bupati/Wali Kota untuk mengamankan gabah petani,” ucapnya.
Dirinya mencontohkan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah sudah menganggarkan sebesar Rp5 miliar untuk membeli gabah petani, dari harga standar hingga di atas harga yang berlaku.
Kemudian beras tersebut disimpan di Balai Penyuluh Pertanian atau tempat lainnya.
Kunjungan kerja Mentan RI untuk melaksanakan kegiatan optimalisasi lahan di Kalsel.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan MoU optimalisasi lahan pertanian ditandatangani Pemprov Kalsel, Pemkab Batola dan stakeholder, yang disaksikan Mentan RI dan Gubernur Kalsel. (adv/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya