Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Pedayung Kejurprov Refreshing
Dengan bermain sepakbola

×

Pedayung Kejurprov Refreshing<br>Dengan bermain sepakbola

Sebarkan artikel ini
13 3klm pedayung jpg
Para pedayung puteri Kalsel ke PON XX Papua, menikmati bermain bola di Upik Mini Soccer Rabu siang (2/9/2020). (Kp/nafarin fauzy)

Untuk menghilangkan kejenuhan karena kelelahan mengikuti Kejurprov 2020, PODSI Kalsel menggelar pertandingan sepakbola pesahabatan di Upik Mini Soccer

Banjarmasin, KP – Disela Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Dayung Junior, U-15 dan Senior yang digelar sejak Selasa, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Selatan m menjamu seluruh pengurus, pelatih dan peserta kejuraan untuk refreshing.

Kalimantan Post

Caranya dengan mengajak peserta dari kbuoaten dan kota untuk berlatih tanding sepakbola mini di Upik Mini Soccer Banua Anyar Banjarmasin, Rabu (2/9/2020) pagi.

Tidak hanya pedayung putra, tim putri pun ikut uji tanding untuk saling mengalahkan melawan tim dayung di PON XX di Papua 2021 nanti.

Ketua PODSI Kalsel, Achdiyat Sugian ini cara lain pihaknya untuk mengajak para peserta menghilangkan sejenak beban pikiran akibat berlomba dan bertanding.

“Apalagi Rabu pagi jadwal belum ada pertandingan sehingga akan dimanfaatkan untuk liburan sejenak,” kata dia.

Rencananya Rabu siang baru akan ada lagi pertandingan baik semifinal maupun final katagori U-15 dan junior, paparnya,

Sekretaris PODSI Kalsel, Donny Wiryawan Achadiat menambahkan jadwal sepak bola tim dayung Kalsel sebenarnya Setiap Rabu pagi untuk tambahan latihan fisik.

“Kebetulan ada tamu tamu kita dari peserta sehingga Kita uji coba dengan tim PON Kalsel dan ini rutin setiap Rabu pagi untuk menambah kekuatan fisik para pedayung,” kata Donny.

Terkait dengan hasil Kejurprov Dayung 2020, Donny mengaku hingga Rabu sore belum ada perolehan medali, karena baru memasuki babak semifinal.

Mengenai daerah yang mendominasi, Donny mengaku saat ini masih dua daerah kuat yakni Banjarmasin dan Barito Kuala, yang paling banyak menempatkan pedayungnya di semifinal.

Disinggung soal empat daerah yang absen yakni Hulu Sungai Tengah, Tabalong, Kotabaru dan Banjarbaru, menurut Donny ketika dihubungi mereka beralasan karena keterbatasan dana.

“Saya sudah menghubungi pengurus daerah masing-masing ternyata kendala mereka adalah soal dana keberangkatan para atlet. Saya sangat berharap ini wajib di ikuti. Seperti Tabalong Padahal mereka baru saja menggelar seminar kepelatihan,” kata Donny.

Kejurprov Dayung Junior akan berlangsung dari tgl 1 sampai 3 September, dan Senior tgl 4-6 September 2020. Jumlah peserta seluruhnya 210 pedayung dari sembilan kabupaten dan kota ikut ambil bagian di ajang yang digelar mulai Selasa (1/9/2020) pagi.

Di event yang berlangsung di Awang Regatta Komplek Mandiri IV Ujung Banjarmasin itu dibuka Pembina PODSI Kalsel sekaligus Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Sandharianto, didampingi Ketua PODSI Kalsel, Achdiat Sugian dan perwakilan Dispora Kalsel, H Fachriadi dari KONI Kalsel dan Ketua KONI Banjarmasin Hermansyah.

“Sebagai pembina saya cukup bangga dengan prestasi dayung di Kalsel ini sebab di ajang PON XX Papua 2021 dayung terbanyak mengirimkan atletnya yakni 24 atket, 12 putra dan 12 putri dengan nomor pertandingan sebanyak 18 nomor,” kata dia.

Danlanal pun yakin jika event junior seperti ini sering dilakukan maka regenarasi atlet dayung di Banua akan dengan cepat menemukan bibit-bibit pedayung berbakat lainnya. (nets/nfr/k-9)

Baca Juga :  Persib Incar Kemenangan Demi Puncak Klasemen, PSM Fokus Sepanjang Pertandingan
Iklan
Iklan