Perbaikan Pipa 8 Jam, Ledeng Mati Lagi

Banjarmasin, KP – DISTRIBUSI air leding milik PDAM Bandarmasih bakal  kembali mati sementara disejumlah wilayah Banjarmasin, khususnya di kawasan Banjarmasin Utara  mulai Rabu dan Kamis  (16 dan17 September) selama 8 Jam mulai pukul 22.00 hingga 06.00 Wita.

Humas PDAM Bandarmasih Nur Wahid mengatakan , pemberhentian sementara itu, sehubungan dengan adanya perbaikan emergency pipa HDPE diameter 400  mm yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani KM 2.5 di depan RSUD Ulin Banjarmasin.

“Perbaikan pipa yang sudah tua ini  akan dilakukan pada Rabu  (16/9/2020) pukul 22,00 Wita , sehingga Pompa air akan off mulai pukul  22.00 hingga 06.00 wita pagi pada hari Kamis , (17/09/2020)  atau selama 8 jam,” ujar Nur Wahid kepada, Rabu  (16/9/2020).

Berita Lainnya
1 dari 1.424
Loading...

Wahid menyebut daerah yang terdampak akibat adanya penggantian pipa itu adalah , pelayanan Booster S Parman yang melayani di kawasan Jalan Hasan Basri sebelah kiri, Unlam sampai dengan Rumah Sakit Ansyari Saleh, Jalan Pangeran, Komplek Kayu Tangi II, Simpang Kejaksaan, Jalan Perdagangan, Jalan HKSN dan AMD, Alalak Utara, Tengah dan Selatan, Simpang Gusti, Jalan Meranti, Karya Sabumi serta Wira Karya.

Wahid menuturkan pemulihan distribusi akan kembali normal secara bertahap, setelah pekerjaan tersebut selesai dilaksanakan. Ia mengingatkan bagi pelanggan yang memerlukan suplai air bersih dengan mobil tangki bisa menghubungi nomor telepon (0511) 3252541 dan Whatsap (WA) center 0811515146.

“Kami menyampaikan permohonan maaf dan minta doa pelanggan agar pekerjaan selesai sesuai dengan rencana,” tuturnya.  Sebelum melakukan upaya perbaikan, Wahid mengimbau agar para pelanggan yang terkena dampak bisa menyiapkan wadah penampung air lebih awal. “Jadi, pasokan air di rumah tetap ada, saat perbaikan pipa bocor dilaksanakan,” pungkasnya. (vin/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya