Puskesmas Sungai Andai Dibangun 2021

Banjarmasin, KP – Khabar gembira bagi warga Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara. Pasalnya, keinginan agar di kawasan itu memiliki Puskesmas Induk akan segera menjadi kenyataan.

Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Banjarmasin, Taufik Husin mengatakan, perencanaan pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai sudah dimasukkan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioriras Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) tahun anggaran 2021.

“Kesepakatan bersama KUA/PPAS tahun anggaran 2021 antara dewan dengan pihak pemko sudah diparipurnakan,belum lama ini, ” kata Taufik Husin, dihubungi (KP), belum lama ini.

Anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Kecantan Banjarmasin Utara ini mengungkapkan, perencanaan pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai sebenarnya sudah dimasukkan dalam data base tahun 2020 saat dilaksanakannya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Banjarmasin.

“Dari kegiatan Musrembang antara legislatif dan eksekutif akhirnya sepakat pembangunan Puskesmas Sungai Andai diprioritaskan dan masuk data base pada tahun 2020,” ujarnya kepada {KP} Selasa (28/4/2020) kemarin.

Taufik Husin yang juga anggota komisi IV diantaranya membidangi kesehatan ini, mengakui, rencana pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai sempat beberapa kali tertunda.

” Namun Insya Allah, sesuai harapan dan aspirasi masyarakat pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai akan segera terujud karena sudah dimasukkan dalam KUA/PPAS tahun anggaran 2021,” tandas anggota Badan Anggaran dari F-PDIP ini.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali mengakui, tersedianya fasilitas kesehatan seperti Puskesmas Induk sudah sekian lama menjadi dambaan warga Kelurahan Sungai Andai yang kini berpenduduk puluhan ribu jiwa tersebut.

Berita Lainnya
1 dari 1.439
Loading...

Namun dalam APBD tahun anggaran 2020 ini meski sudah masuk dalam data base rencana untuk membangunan Puskesmas Induk di Kelurahan Sungai Andai ternyata tidak dianggarkan.

Menurutnya, meski di Kelurahan Sungai Andai sudah ada Puskemas Pembantu , namun fasilitas, sarana dan prasarana yang dimiliki dirasakan masih sangatlah terbatas. Beda dengan jika ada Puskemas Induk dengan fasilitas, sarana dan prasarana cukup memadai, ujar Matnor Ali.

Sebelumnya Matnor Ali mengatakan. komisi IV sebenarnya sempat mengusulkan agar pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai dianggarkan dalam APBD Perubahan tahun 2020 ini.

Namun ungkapnya, karena waktu tidak memungkin dan anggaran tahun ini banyak tersedot untuk mempercepat penanganan wabah pandemi virus corona (Covid-19) diputuskan ditunda hingga 2021.

Ditandaskan ketua komisi dari Fraksi Partai Golkar ini, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat secara merata merupakan urusan wajib sebagai salah satu pelayanan dasar yang harus dipenuhi baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.

`Amanat itu tertuang dengan jelas dalam UU Nomor : 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,“ ujarnya, seraya menambahkan komisi IV akan terus mengawal pelaksanaan perencanaan pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai tersebut.

Matnor Ali menilai, sebagai daerah tergolong baru hasil pemekaraan setelah dipisahkan dengan Kelurahan Jingah, Kelurahan Sungai Andai saat ini memang menuntut banyak pemenuhan sejumlah pembangunan insfrastuktur, termasuk fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan secara memadai.

“Apalagi perkembangan pemukiman di Kelurahan Sungai Andai sangatlah cepat dan warga yang tinggal di wilayah ini sudah sangat padat, sekitar 16 ribu jiwa,” demikian kata Matnor Ali. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya