Dewan Minta tradisional, Revitalisasi Pasar Tradisional

Banjarmasin, KP – Pemko Banjarmasin diminta untuk terus meningkatkan program revitalisasi pasar tradisional di kota ini.

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, HM Faisal Hariyadi mengatakan, revitalisasi pasar tradisional penting untuk terus diprogramkan guna menumbuh kembangkan dan meningkatkan kembali ekonomi kerakyatan akibat dampak wabah virus corona (Covid-19).

” Revitalisasi juga perlu dilakukan guna menarik kembali konsumen berbelanja ke pasar tradisional,” ujar Faisal Hariyadi kepada {KP} Selasa (20/10/2020( kemarin.

Diakuinya, di tengah persaingan ketat dan tumbuhnya pasar modern yang dibangun swasta berdampak pada perubahan prilaku masyarakat untuk berbelanja berbagai kebutuhan.

Sebagian konsumen apalagi status ekonomi menengah ke atas ujarnya. cendrung enggan berbelanja di pasar tradisional karena terkesan kumuh, dan lebih memilih berbelanja di pasar modern karena tempat yang nyaman dan bersih.

” Menyikapi fakta ini tentunya revitalisasi pasar milik pemerintah juga harus mampu bersaing untuk menarik kembali konsumen supaya belanja ke pasar tradisional terutama dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan utama,” tandasnya

Berita Lainnya
1 dari 1.816

Ketua komisi diantaranya membidangi masalah keuangan dan ekonomi ini menilai, dengan makin ramainya pasar tradisional, maka kesempatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang kian lebih luas lagi.

Dalam program revitalisasi pasar tradisional Faisal Hariyadi berpendapat, Pemko Banjarmasin perlu mengembangkan pasar tradisional berdasarkan pemetaan terhadap wilayah yang memiliki kepadatan penduduk lebih besar.

Diakuinya, memang dibutuhkan ketersediaan anggaran cukup besar untuk merevitalisasi seluruh pasar tradisional yang ada di kota ini , sehingga memerlukan waktu jika hanya mengandalkan APBD.

Meski demkian ia mengatakan, untuk mempercepat program itu dapat diperjuangkan dengan meminta luncuran dana dari pemerintah pusat.

Disebutkan, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dalam beberapa tahun terakhir secara rutin sudah memprogramkan merevitalisasi pasar tradisional di seluruh Indonesia.

” Terobosan lain yang bisa dilakukan adalah menjalin kerjasama dengan pihak ketiga atau investor,” demikian kata Faisal Hariyadi. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya