Hadapi Kejurprov Dancesport 2020
IODI B.Masin turunkan kekuatan penuh

Untuk mempertahankan gelar juara umum, IODI Banjarmasin menurunkan kekuatan penuh menghadapi Kejurprov Dancesport 2020, berlangsung secara virtual

Banjarmasin, KP – Kontingen dancesport Banjarmasin menurunkan kekuatan penuh mengirimkan pedansa terbaiknya di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Dansa Virtual Provinsi Kalsel 2020 yang dimulai secara daring sejak Rabu (20/10/2020) kemarin.

Para peraih medali di ajang Malaysia Open Virtual Solo Dancesport, bertajuk 18 th Crystal Dancesport Championship 2020 baru baru tadi, bakal menjadi andalan untuk menyabet medali.

Ketua IODI Banjarmasin, Irtinia Djumaderi mengatakan selain para peraih medali di Kejuaraan Asia Pedansa yang ikut di ajang Kejuaraan Kota Virtual Solo Dancesport juga bakal ikut serta.

“Sehingga totolnya ada 25 kelas yang kami ikuti,” kata Irtinia.

Untuk target perembupan berjilbab ini mengaku tentu saja ingin mengulang sukses meraih hatrick juara umum tiga tahun berturut turut.

“Sebelumnya kita juga sukses menjadi juara umum tahun ini target kita juga juara dengan target minimal delapan emas,” sambung dia.

Adapun peraih medali emas di Kejuaraan Malaysia yakni emas dari Muhammad Fremmuzar.A.P di Novice S/R, Dinda Loveliza nomor Over 18 Walt gaz dan pasangan Sirajuddin dan Cintadinda.K di Couple Beginner Waltz.

Sedangkan perak diraih dari gerakan lincah atlet cilik Radhika Dhafi Pratama dari RDP Club di nomor U8 J dan Zihan Haliza nomor Novice C/J.

Berita Lainnya
1 dari 273

Sementara tiga perunggu diperoleh Muhammad Yusran, Over 18 S, Queennansya Taras.D.S, U14 C dan Siti Rossa Meriska U14 S.

Tidak hanya atlet peraih medali Medali Open 2020, IODI Banjarmasin juga menurunkan sejumlah pedansa Kalsel juga masuk llima besar yakni Tristania Nalsya. N.P, Over 18 R, Achmad Rama Rajasa, U16 C, Muhammad Fauzan, U16 J dan Medina Islamita Azizah. U14 C yang duduk di peringkat keempat.

Muhammad Yusran, Over 18C, Achmad Rama Rajasa, U16 J, Siti Rossa Meriska, U14C masuk di lima besar dan Valennia Putri Vedrian, U12 C yang duduk di peringkat tujuh.

-Kedua kalinya

Siju (Sirajuddin)-Cinta Kajol – Dinda Loveliza, untuk kedua kalinya telah mengharumkan nama banua di kancah kejuaraan dancesport internasional, Malaysia Open 2020. Sebelumnya pada event di Bali tahun 2018 dan Lombok tahun 2019.

Ketua Umum IODI (Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia) Kalsel, Muslih mengakui, prestasi yang dibukukan atlet-atletnya di Malaysia Open 2020 sangat luar biasa, mampu bersaing dengan atlet-atlet dancesport dari berbagai Negara di Asia.

Tiga medali emas di persembahkan Cinta Dinda Kajol dan Sirajudin pada nomor Couple Beginner Waltz. Dinda Loveliza pada nomor over 18 Waltz Gaz. Serta Muhammad Fremmuzar A.P, nomor Novice S/R.

Keberhasilan ketiga atlet dancesport asal Banjrmasin tersebut, tidak terlepas dari adanya polesan pelatih nasional dari Jakarta, Dwi Baktian pada saat menjelang digelarnya event 18th Crystal Dancesport Championships 2020, yang dilangsungkan secara virtual, diikuti atlet-atlet dari berbagai Negara di Asia.

Namun sebelumnya keempat atlet peraih medali emas tersebut, berlatih secara intensif di bawah bimbingan Ketua Umum IODI Kalsel, Muslih yang juga merupakan pelatih nasional di Kalsel.Dengan dukungan penuh Ketua IODI Banjarmasin Irnita Djumadri.

‘’Prestasi yang diukir Siju – Cinta Kajol (Cintadinda KajolTriana)–Dinda Loveliza di kancah internasional ini merupakan yang kedua kalinya. Sizu dan Cinta Kajol sebelumnya merebut medali emas di kejuaraan internasioal di Lombok NTB tahun 2019, sedangkan Dinda Loveliza mempersembahkan medali emas pada event tahun 2018 di Lombok,’’ jelas Muslih. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya