Museum Lambung Mangkurat Gelar Dialog Kebudayaan

Berita Lainnya

1.200 Pedagang Pasar Bauntung Disortir

1 dari 414

Banjarbaru, KP – Museum Lambung Mangkurat menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka Gerakan Cinta Museum (GCM). Bertepatan dengan Hari Museum Indonesia ke 5 pada 12 Oktober lalu, dilaksanakan Dialog Kebudayaan Seputar Perawatan Benda Pusaka bersama Komunitas Wasi Pusaka Banua.
Plt Kepala Museum Lambung Mangkurat, H. Abdul Rahim, mengatakan dialog kebuayaan perlu dilaksanakan. Sebab, akan menanamkan nilai kejuangan melalui sejarah dari benda-benda pusaka.
Menurut pria yang akrab disapa H. Ahim, ini menyebut benda pusaka termasuk bukti autentik sebuah sejarah. “Dari benda-benda pusaka itu akan muncul rasa cinta terutama cinta terhadap NKRI,” kata H. Ahim.
Dikatakan pria yang menjabat Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Dinad Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, ini selain bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap NKIR, kegiatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap museum.
Dalam menumbuhkan kecintaan terhadap museum pihaknya terus berupaya membangun jejaring dengan berbagai komunitas dari berbagai kalangan.
“Hal ini sejalan dengan fungsi museum sebagai ruang publik. Kami akan terus menggandeng komunitas maupun kelompok masyarkat untuk bekerja sama memajukan Museum Lambung Mangkurat sebagai museum di kalimantan selatan dan menumbuhkan semangat gerakan cinta museum di masyarakat,” pungkasnya.(mns/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya