Angka Kematian Akibat Covid- 19 di Bartim Masih Terkendali

Tamiang Layang , KP – Angka kematian COVID-19 di Kabupaten Barito Timur, masih terkendali. Hal ini dikarenakan Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Barito Timur berupaya maksimal melakukan pengendaliannya.

“Kita akan terus berupaya semaksimal dengan menerapkan pemeriksaan atau tes ( testing ) secara masif,” kata Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Barito Timur, Simon Biring di Tamiang Layang, Selasa (17/11/2020 )

Karena Menurut Simon angka kematian COVID-19 di Kabupaten Barito Timur ada tiga kasus atau 0,92 persen dari total 325 kasus. Persentase tersebut masih rendah jika dibandingkan rata-rata kasus meninggal dunia adalah 2,45 persen.

Masih kata Simon untuk upaya menekan angka kematian COVID-19 ini dilaksanakan sejak ditetapkan status pandemi COVID-19 di Kabupaten Barito Timur. Siapa saja kontak erat ( suspek ) dilakukan pemeriksaan dan pelacakan ( tracking ) untuk bisa menemukan kasus-kasus baru secara lebih dini agar dapat segera ditangani sehingga penyebaran COVID-19 bisa ditekan.

Berita Lainnya
1 dari 104

Dikatakan Simon, upaya tersebut juga sekaligus meningkatkan persentase kesembuhan. Angka persentasi kesembuhan di Kabupaten Barito Timur saat ini 83,38 persen. Jika persentase kesembuhan meningkat, maka persentase kematian akan menurun.

“Apa yang kami lakukan yakni berupaya dengan maksimal dengan 3T yakni tes (pemeriksaan), tracking (pelacakan) dan treatment (perawatan),” kata Simon.

Dalam hal ini Simon juga menjelaskan Walaupun pihak nya berupaya maksimal, lanjut Simon,akan tetapi tenaga kesehatan untuk penanganan COVID-19 di Kabupaten Barito Timur masih sangat terbatas. Upaya maksimal gugus tugas perlu diimbangi dengan dukungan masyarakat yang disiplin menerapkan 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Yang mengkhawatirkan jdengan tenaga kesehatan yang terbatas ini jika sewaktu ada terjadi lonjakan kasus COVID-19 dalam jumlah banyak di Kabupaten Bartim Ini akan membuat kita tenaga kesehatan kewalahan,”jelas Simon. (vna/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya