Percasi Banjarmasin lakukan Regenerasi atlet catur

Percasi Kota Banjarmasin akan melakukan regenerasi atlet-atlet caturnya, agar daerah ini bisa tetap mampu bersaing hingga di ajang catur nasional

Banjarmasin, KP – Pecatur usia lanjut atau Veteran dari kota Banjarmasin masih tetap mendominasi di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur 2020 yang berlangsung di ULM Banjarmasin Sabtu dan Minggu (13-15/11/2020).

Ketua Percasi Banjarmasin Ir.R Sudrajat mengatakan saat ini Banjarmasin mencoba melakukan regenarasi atlet catur walau di kelompok Veteran tetap mendominasi.

“Kita tentu bertekad melakukan regenerasi banyak pecatur pecatur muda asal Banjarmasin yang sudah mulai bermunculan,” kata Sudrajat, Senin (16/11/2020).

Salah satunya yang mulai tampak menunjukkan prestasi adalah Paula Valerya Doroty yang di Kejurprov Catur 2020 meraih peringkat 3 di katagori pelajar putri.

Di kelompok ini juara 1 diraih Xandra Predlina R dari Tanah Bunbu sementara juara 2 direbut Rania Nisa dari Hulu sungai Tengah.

“Paula berpotensi untuk menjadi pecatur Putri andalan tidak hanya Banjarmasin tapi juga Kalimantan Selatan,” sebut Sudrajat.

Sementara bakat pecatur Banajrmasin juga ada pada pecatur putra M Kasful Anwar. Sama dengan Paula, Kasful juga hanya merebut juara 3. Juara 1 direbut Galang Aditya dari Hulu Sungai Tengah dan juara 2 Muhammd Sagena dari Tanah bumbu.

Berita Lainnya

Borneo bantai Sidoarjo FC

1 dari 270

Di kelompok senior Putri Lisa Ariani dari Tanah Laut menjadi yang terbaik, disusul Junita dan Nurul hidayah yang merebut gelar juara 2 dan 3.

Terakhir di kelompok senior putra, M Miftahul Hudany dari Banjarbaru menjadi juara. Disusul Fachrurazi dan Ahmad Fauzi.

Banjarmasin juga berjaya pada kelompok veteran, setelah pecatur veteran Master Nasional (MN) H Johanis keluar sebagai juara setelah di final mengalahkan rekan sedaerahnya, MN H Ambiya.

Kejurprov Catur 2020 ini tanpa publikasi dari pihak Percasi Kalsel karena pelaksanaan digelar secara dadakan tanpa banyak persiapan.

“Maaf evennya dadakan persiapan pun hanya 5 hari,” kata sekretaris Percasi Kalsel berkilah.

Sama seperti ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis NPC di Balangan, Kejurprov Catur yang digelar Percasi Kalsel 2020 juga digelar secara sembunyi sembunyi tanpa pemberitahuan.

Bahkan event ini nyaris tanpa publikasikan media karena pengurus Percasi Kalsel merahasiakan kejuaraan dan tempat pelaksanaannya.

Beruntung informasi dan data hasil pertandingan bisa diperoleh dari Percasi Banjarmasin melalui ketuanya, Sudrajat, ketika beberapa wartawan mengkomfirmasi tentang prestasi pecatur Kota Banjarmasin di ajang Kejurprov 2020. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya