Posting Dangdutan di Puncak HKN Ke-56, IG Dinkes Banjarmasin Diserang Netizen

Banjarmasin, KP – Puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Sabtu (14/11) pagi, mendapat kecaman dari netizen.

Pasalnya, akun instagram @dinkesbanjarmasinnews, mengirim postingan video dalam bentuk Intagram Tv (Igtv) yang memperlihatkan aktivitas dangdutan dan diikuti keseruan pegawai Dinkes yang berjoget ria tanpa mengindahkan jaga jarak yang sering dikampanyekan selama terjadi pandemi Covid-19.

Selain itu, dalam video tersebut juga terlihat pegawai yang berada di atas panggung membagi-bagikan doorprize atau bingkisan dengan melemparnya ke arah peserta acara.

Alhasil, postingan tersebut memancing puluhan komentar miring dari netizen atau warganet yang menyerang kiriman. Rata-rata seluruh komentar yang ada menampakkan kekecewaan atas adanya kegiatan tersebut.

Seperti pemilik akun instagram @ramadhanirizki17 yang berkomentar “Maaf saya bertanya, karena saya hanya masyarakat biasa. Kenapa ada kegiatan yang mengumpulkan massa banyak, dan dilihat sebagian sudah ada yang mengabaikan protokol kesehatan, dst,” tulisnya.

Kemudian ada lagi komentar dari pemilik akun instagram @roni_ednedy yang berkomentar “bisa berikan contoh yang baik ? @dinkesbanjarmasinnews,” ujarnya

Selain itu akun @lani_bocah_beruntung yang menuliskan kekecewaannya dengan kalimat yang menohok. “#satgascovid19 contoh yang sangat bagus buat masyarakat, lanjutkan!!!,” tukasnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi membantah bahwa kegiatan yang dilaksanakan dalam momentum peringatan HKN tersebut tetap memenuhi standar protokol kesehatan.

“Tidak benar kalo ada pentas musik itu, acara pemberian hadiah dan penghargaan kepada tenaga kesehatan yang telah berjuang di lapangan dan yang telah meninggal dunia,” ucapnya pada Kalimantan Post, Sabtu (14/11) sore.

Berita Lainnya
1 dari 1.858

Menurutnya acara pemberian hadiah kepada tenaga kesehatan yang berprestasi sebagai puncak peringatan hari kesehatan nasional joget itu Spontanitas karena musik iringan tarik tambang.

“Dan secara spontan ada yang menyanyikan satu buah lagu,” imbuhnya.

Ia menegaskan, bahwa semua rangkaian acara tetap mengedepankan protokol kesehatan dan tidak ada satupun yang tidak bermasker

Ia menambahkan saat momentum puncak Hari Kesehatan Nasional itu, mereka-mereka yang selama ini berjuang di lapangan melepas rasa penat dan lelah selama berjuang melawan Covid-19.

Selain itu menurut Machli, para tenaga medis ini juga ingin mengekspresikan kegembiraan dengan joget bersama, tetapi tetap memasang masker dan tidak bersentuhan fisik.

“Tidak ada satupun yang tidak bermasker. Lagian ini cuman 1 lagu saja joget bersama dengan tetap bermasker,” klaimnya.

Pria dengan sapaan Machli itu melanjutkan, ekspresi kegembiraan ini mereka tumpahkan karena telah lelah selama ini berjuang menangani Covid-19.

“Sebagai ekspresi kegembiraan mereka menurunkan angka CoVID-19 di Banjarmasin,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin juga telah menggelar berbagai kegiatan dalam rangka HKN ke-56.

Salah satunya mengajak masyarakat bertepuk tangan selama 56 detik, sebagai bentuk apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan menangani pasien Covid-19.

Saat berita ini ditulis, video yang diposting melalui akun instagram resmi milik Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin itu telah dihapus.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya