Lestarikan Sungai, DLH Gelar Bamasung

Tanjung, KP – Tanamkan kesadaran akan melestarikan lingkungan hidup terutama sungai, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabalong melaksanakan pergelaran even Balarut Maharagu Sungai Tabalong (Bamasung) 2020 belum lama tadi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, dan dalam kesempatan itu Bupati Tabalong menyampaikan, agar para peserta yang mengikuti Bamasung 2020, turut mengampanyekan kelestarian sungai Tabalong kepada masyarakat.

“Alhamdulillah pagi hari ini, di tengah-tengah hujan, Insya Allah hujan ini berkah bagi kita semua, kita akan melaksanakan kegiatan Balarut Maharagu Sungai Tabalong,” ujarnya.

Kendati diguyur hujan lebat saat acara pembukaan, kondisi ini tidak menurunkan antusias orang nomor satu di Bumi Sarabakawa ini untuk dapat membuka kegiatan yang diinisiasi oleh DLH Tabalong bersama Komunitas Jelajah Tabalong ini.

Dalam penyampaiannya hari itu, ada tiga hal yakni agar dapat dikampanyekan kepada masyarakat yaitu, tidak membuang sampah di sungai, tidak membuang air besar di sungai, serta tidak mendirikan bangunan yang tidak ada hubungannya dengan pelestarian sungai.

“Tiga hal itu yang akan dibawa kawan-kawan yang belarut hari ini. Sampaikan kepada masyarakat sehingga masyarakat kita semakin menyadari pentingnya sungai ini kita lestarikan kita jaga,” pinta Anang.

Disamping itu, Anang berpesan, kepada seluruh peserta agar tetap dapat mematuhi protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung. “Teman-teman peserta semuanya agar tetap menerapkan protokol kesehatan, tanpa terkecuali. Akan lucu akan aneh kalau nanti masyarakat melihat ada di antara kita yang tidak pakai masker,” ucap Anang.

Berita Lainnya
1 dari 288

Masih dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Tabalong turut memberikan apresiasi dan perhatiannya kepada seluruh panitia yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan Bamasung 2020 ini. “Oleh sebab itu, saya selalu memberi dukungan terhadap kegiatan seperti ini. Karena saya tau teman-teman panitia ini adalah orang-orang hebat,” ujarnya.

Selebihnya, Anang menyampaikan, jika dirinya ingin turut serta mengarungi Sungai Tabalong pada kegiatan Bamasung berikutnya. “Saya tidak berjanji, untuk tahun depan kalau tidak hujan Insya Allah ikut,” demikian ucap Anang.

Terpisah, Ketua Panitia Bamasung 2020 M Jamani mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama dua hari, dari 26-27 Desember 2020 ini dikuti oleh 15 tim, yang mana setiap tim di isi oleh empat orang. “Peserta kali ini berasal dari berbagai Instansi, Lembaga, komunitas dan UPBS yang ada di Tabalong,” ungkapnya.

Menurut Jamani, dalam kegiatan ini para peserta akan mengarungi Sungai Tabalong dengan menggunakan rakit dari enam buah ban ukuran besar yang sebelumnya sudah dirangkai oleh masing-masing tim.

Rute yang akan dilalui peserta dimulai dari titik start di samping Jembatan 1 Juli Kapar sampai dengan finish di Jembatan Desa Pamarangan, dengan panjang rute kurang lebih 17 kilometer.

“Tak hanya mengarungi Sungai Tabalong, para peserta juga dilibatkan dalam aksi perang sampah sungai, kampanye lestarikan Sungai Tabalong dan penanaman bibit pohon,” terang Jamani.

Diharapkan menurut Jamani dengan adanya kegiatan ini, tingkat kesadaran masyarakat untuk dapat melastarikan Sungai Tabalong semakin meningkat terutama terhadap mereka yang bertempat tinggal di bantaran sungai.

“Kegiatan ini juga sebagai wujud kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar, mengurangi dampak pencemaran terhadap lingkungan sekitar, menyadarkan masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar agar menjadi baik, mengajak masyarakat untuk membudayakan buang sampah pada tempatnya dan menjaga kelestarian air dan ketersediaan air,” demikian pungkas Jamani. (ros/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya