Rifqi, Janji Bawa Usulan Wisata Taman Menanti Laburan ke Pusat

BUPATI TABALONG - Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat menerima kunjungan Anggota Komisi V DPR RI, belum lama tadi. (KP/Ist)

Tanjung, KP – Anggota Komisi V DPR RI Dr Muhammad Rifqinizamy Karsayuda SH LLM, berjanji akan membawa usulan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong terkait pengelolaan Taman Wisata Menanti desa tersebut ke Kementerian Desa.

Hal itu, diungkapkannya saat mengadakan pertemuan dengan Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, bersama unsur terkait, belum lama tadi di Hotel Jelita di Tanjung

Menurut anggota legeslatif urutan 1 partai PDIP di Pileg 2019 lalu ini mengatakan bahwa Bumdes Desa Padang Panjang ini berani mendirikan tempat wisata, “Bumdes ini bagus dengan membuat kegaitan pariwisata, saya berjani menyampaikan kepada kementerian desa, bahwa di Kabupaten Tabalong ada satu Bumdes yang mengelola tempat wisata, ini luar biasa, mudahan kami nanti bisa bantu melalui kementrian desa agar Bumdes-nya bisa lebih baik,” janji Rifqi.

Berita Lainnya

Simpan Sabu, 2 Karyawan Perusahaan Ditangkap

1 dari 279

Dalam acara yang bertemakan Sosialisasi dan Pengawasan Program Infrastruktur Berbasis Masayarakat hari itu, Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, mengungkapkan bahwa selama ini anggota legislative dari PDI tersebut memang sudah lama menjalin komunikasi dengan Kabupaten Tabalong, “Pak Rifqi ini sudah lama kenal, dan beliau selalu memberikan bantuan kepada Kabupaten Tabalong di tingkat pusat,” ujarnya.

“Kami berharap, hubungan ini terus di lakukan dengan baik, terlebih Kabupaten Tabalong adalah kabupaten yang terdekat dengan Ibukota baru dari wilayah Kalimantan Selatan,” sebut Anang.

Terpisah, Kepala Desa Padang Panjang H Sokhidin mengungkapkan, memang anggota DPR RI dapil Kalsel tersebut sempat mampir di desanya, “kami sudah persiapkan proposan untuk tempat Wisata Menanti milik Bumdes Padang Panjang ke Kementerian Desa lewat Pal Rifqi,” diakui Sokhidin, Rabu (2/12) di Tanjung

“Menurut Beliau, hanya Bumdes Padang Panjang satu-satunya desa di Kalsel yang berani membuat tempat wisata dengan dana desa melalui Bumdes,” demikian pungkas Sokhidin. (ros/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya