Staf Ahli se Kalsel-Kalteng Gelar Silaturrahmi

Palangka Raya, KP – Guna menggali informasi mengenai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar silaturahmi dengan jajaran staf ahli Pemprov Kalteng.

Pertemuan Staf Ahli Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) juga diikuti bersama Staf Ahli Bupati/Wali Kota se-Kalsel melakukan silaturahmi dengan Staf Ahli Gubernur Kalteng di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur, Jumat (27/11) akhir pekan lalu di Palangka Raya.

Tim Staf Ahli dari Kalsel tersebut dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Kalsel Fathurrahman dan disertai para Staf Ahli dari Pemerintah Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, Tanah Bumbu, Banjarbaru, dan Tabalong. Sementara itu, hadir menyambut rombongan, antara lain Staf Ahli Gubernur (SAG) Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Herson B. Aden.

Hersob B Ansen didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik; Endang Kusriatun; serta SAG Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko.

Pada pertemuan yang berlangsung akrab dan santai tersebut, yang lebih fokus saling beri informasi, para Staf Ahli berbagi pengalaman seputar tugas pokok dan fungsinya di lembaga masing-masing. Dari diskusi tersebut, para staf ahli sepakat menekankan bahwa tugas dan peran staf ahli sangat signifikan.

Berita Lainnya
1 dari 570

Salah satu tuposki staf ahli menurut Herson B Aden, yakni memberikan masukan berupa telaahan dan rekomendasi yang positif bagi pimpinan untuk ditindaklanjuti.

Masih menurut staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Herson B. Aden dalam menjalankan tugasnya SAG perlunya tools atau media bantu yang dapat membantu memberikan telaahan.

Tools tersebut salah satunya dapat diakses secara digital seperti pusat data yang terintegrasi pada Gedung Smart Province yang dimiliki oleh Kalteng. “Pusat data ini penting sebab banyak kajian dan analisis yang memerlukan data dukung. Nah, bank data tersebut membantu Staf Ahli Gubernur dalam membuat ukuran kinerja pembangunan sebagai masukan bagi pimpinan, paparnya.

Dikemukakan ketika pimpinan menugaskan SAG untuk menganalisa, maka data tersebut dapat secara langsung diperoleh. Selain itu, pusat data dapat membantu monitoring pembangunan dan kondisi riil Kalteng secara online dari meja pimpinan.

Dijelaakan inovasi pusat data Smart Province tersebut mendapat tanggapan positif dari para Staf Ahli se-Kalsel yang hadir. Mereka bahkan mendorong agar ide tersebut diangkat pada pertemuan-pertamuan nasional sebagai masukan para kepala daerah di Indonesia guna mencari bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya