Banjarmasin Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Banjir

Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota Banjarmasin memutuskan untuk memperpanjang masa Tanggap Darurat atas bencana banjir yang terjadi di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Budian Noor mengatakan, bahwa perpanjangan masa tanggap darurat ini dilakukan lantaran masih adanya wilayah yang terendam oleh genangan banjir, seperti di wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur dan Selatan.

Ia menjelaskan, awalnya Pemko Banjarmasin menetapkan status Siaga Darurat bencana banjir pada Kamis, 14 Januari 2021. Kemudian dinaikkan menjadi Tanggap Darurat pada keesokan harinya, yakni Jumat, 15 Januari 2021.

Status Tanggap Darurat yang diputuskan tersebut diberlakukan sampai tanggal 22 Januari 2021. Namun lantaran masih banyaknya pemukiman warga yang terendam banjir, status tersebut akhirnya diperpanjang hingga tanggal 28 Januari 2021.

“Nanti kita lihat perkembangannya bagaimana kondisi kedepannya. Apakah status Tanggap Darurat ini akan kembali diperpanjang atau kembali ke siaga darurat. Atau malah akan dijadikan status pasca banjir,” ucapnya saat ditemui awak media di Lobby Gedung Balai Kota Banjarmasin, Selasa (26/01) siang.

Menurutnya, patokan status bencana yang dialami Kota Seribu Sungai ini adalah kondisi genangan banjir di dua kecamatan.

“Sekarang kan tinggal di Kecamatan Banjarmasin Timur dan Selatan saja. Paling parah ketinggian banjir terjadi di kawasan Simpang Limau, disana masih selutut airnya. Kalau yang lain kan sudah surut secara drastis,” imbuhnya.

Berita Lainnya

Satgas Belum Rekomendasikan PTM

1 dari 3.201

Ia menambahkan, Apalagi dengan adanya pembongkaran bangunan yang menutupi saluran air atau drainase untuk mengalirkan air ke sungai yang lebih besar, yakni Sungai Martapura.

Karenanya, saat ini di kawasan Banjarmasin Timur khususnya di wilayah Jalan Pramuka dan Dharma Praja sudah mulai berangsur-angsur turun.

Lantas, dengan Tanggap Darurat yang diperpanjang kali ini apakah armada emergency kedaruratan akan tetap siaga?

Pria dengan sapaan Budi itu menegaskan bahwa pihaknya tetap mengaktifkan seluruh personel maupun armada kedaruratan bencana.

“Kita tetap siaga dalam menghadapi bencana,” tegasnya.

Kemudian, untuk penanganan Pasca Banjir, pihaknya akan berfokus pada proses rehabilitasi dan pembersihan bangunan-bangunan yang terdampak.

Sedangkan terkait masih adanya logistik yang belum tersalurkan, Budi menerangkan bahwa pola untuk distribusi logistik bantuan adalah harus melalui administrasi terlebih dahulu.

“Logistik disini (Gedung Balai Kota) inikan fungsinya untuk mensupport dapur umum milik pemerintah maupun yang dikelola oleh masyarakat. Jadi bantuan yang datang kita selesaikan dulu administratifnya kemudian langsung disalurkan ke posko yang sudah terdata,” paparnya.

Untuk di wilayah Banjarmasin Timur, pihaknya berfokus menyalurkan bantuan kepada posko yang berada di kawasan Jalan Pramuka seperti Hikmah Banua, Melati, Semanda, Simpang Limau sampai ke wilayah Sungai Lulut. (zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya