Bantu Penyintas Banjir, Dinsos Gelontorkan Dana Ratusan Juta untuk Dapur Umum

Banjarmasin, KP – Guna memenuhi kebutuhan masyarakat penyintas banjir, Pemerintah Kota Banjarmasin akhirnya menggelontorkan dana untuk keperluan posko dapur umum.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto mengatakan, jumlah anggaran yang dikeluarkan dalam penanganan kebutuhan warga tersebut sebesar Rp 300 juta.

“Anggaran dapur umum di Dinsos setahun Rp 300 juta sudah kita gelontorkan di awal tahun ini. Misalnya nanti memerlukan untuk akan minta lagi,” ungkapnya pada awak media, Selasa (19/01) siang di Balai Kota Banjarmasin.

Ia menjelaskan, ada dua tipe posko dapur umum yang ada saat ini. Yakni Posko Dapur Umum Induk dan Posko Dapur Umum Mandiri.

Posko induk tersebut didirikan di empat kecamatan yang paling terdampak, yaitu di kantor Kecamatan Timur, Selatan, Tengah dan Utara.

“Kita lebihkan produksinya di daerah Timur dan Selatan. Jika di daerah lain sekali memasak untuk 500 orang, maka disana dilebihkan 1.000 bungkus untuk satu kali makan,” ucapnya.

Berita Lainnya
1 dari 2.416

Selain empat posko induk itu, rupanya juga ada sebanyak 67 dapur umum yang didirikan secara swadaya masyarakat.

Pihaknya mengklaim, akan menyalurkan bahan mentah makanan ke setiap dapur umum tersebut untuk diolah dan hasilnya dibagikan kepada warga sekitar.

“Paling banyak di Timur. Sisanya di Selatan. Kita bantu bahan mentah minimal untuk 50 orang setiap dapur umum,” tambahnya.

Pria dengan sapaan Iwan itu menjelaskan, bahwa keberadaan dapur umum secara swadaya masyarakat ini bisa mempermudah pendistribusian logistik kepada warga yang terdampak banjir.

“Bisa mempercepat distribusi logistik. Karena tidak lagi terfokus di posko induk,” pungkasnya.

Kemudian, Iwan membeberkan, untuk satu dapur umum induk bisa menghabiskan biaya sekitar Rp 5 juta untuk memenuhi keperluan sekitar 500 jiwa.

Sedangkan untuk dapur umum mandiri biayanya sedikit lebih kecil, karena sekali memasak hanya untuk memenuhi keperluan 50 jiwa.

“Kalau kurang, nanti kita minta lagi. Jadi untuk sementara dana yang kita sediakan ada Rp 300 juta,” tandasnya. (zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya