Bupati Ikuti Rakor Pemprov Kalsel

Martapura, KP – Intensitas hujan sangat tinggi hingga saat ini, membuat sebagian besar wilayah Kalsel mengalami banjir, termasuk di Kabupaten Banjar yang tergolong parah.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemprov Kalsel menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Banjir secara virtual, dipimpin Gubernur Sahbirin Noor dan diikuti seluruh kepala daerah se Kalsel.

Bupati KH Khalilurrahman didampingi Sekdakab HM Hilman dan Kepala Bappedalitbang Galuh Tantri Narindra, secara virtual di Command Center Barokah Martapura, Jumat (15/1).

Dalam arahannya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, sudah saatnya semua pihak bersama-sama mengambil langkah dalam penanganan banjir ini. Dia pun diminta kepada semua kepala daerah bersama jajarannya berbuat untuk dapat meminimalisir dampak banjir tersebut.

“Masyarakat diharap tetap bersabar, karena seluruh stakeholder di daerah masing-masing daerah terus berupaya dengan penanganan terbaik. Banjir kali ini memang tertinggi dan terparah yang pernah ada,” ujar Sahbirin.

Berita Lainnya

Sekda Ingatkan SKPD Harus Siap Hadapi Bencana

Buser 690 Banjar Berangkat Menuju Katingan

1 dari 648

Paman Birin juga meminta kepada kepala daerah bergotong royong, bekerja sama bagi wilayahnya yang berdekatan atau bertetangga, saling membantu dalam penanganan banjir. Kemudian melakukan protap yang sesuai standar bencana banjir.

“Terus jalin kerjasama dengan Forkopimda, juga pihak swasta, terutama penyaluran bantuan untuk korban banjir. Saat ini BPBD Provinsi terus berkoordinasi dengan BNPB Pusat untuk penanganan banjir di Kalsel,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Khalilurrahman juga menjelaskan situasi dan kondisi banjir di Kabupaten Banjar yang melanda 12 Kecamatan. Tercatat 11.452 Kk terdampak banjir dan sebagian besar berada di pengungsian.

“Kabupaten Banjar minta perhatian Pemprov dalam hal logistik untuk warga korban banjir, karena ini sangat penting bagi pengungsi,” kata Bupati.

Guru Khalil menambahkan, saat ini Pemkab Banjar telah melakukan evakuasi korban banjir, membuka posko dan dapur umum, termasuk di halaman Kantor Setda Banjar. Dia juga memaparkan jika hampir seluruh aktivitas warga di beberapa kecamatan tak dapat dilakukan karena banjir. (wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya