Guru Jangan Mudah Menyerah

Banjarmasin, KP – Peran pedagogis guru tetap vital di era globalisasi dimana teknologi 4.0, dimana pera guru dalam proses belajar mengajar tidak bisa tergantikan oleh mesin. Namun, guru wajib beradaptasi dalam ekosistem baru ini dan mendefinisikan ulang perannya.

Hal tersebut dikatakan Prof Dr H Ahman pada kuliah umum Restrukturisasi Manajemen Bimbingan dan Konseling secara secara zoom, Kamis (14/1/2021).

“Teknologi tidak akan bisa menggantikan peran seoran guru, akan tetapi jika seorang guru yang tidak menggunakan teknologi tak menutup kemungkinan tergantikan. Karena itu, guru harus senantiasa belajar sepanjang hayatnya karena jika seorang guru berhenti belajar, dia sejatinya sudah berhenti menjadi guru,” katannya.

Dikatakannya pula, sebagai seorang guru dimasa sekarang perlu mendefinisikan ulang perannya antara lain dengan menjadi motivator dan katalisator pengetahuan. Dimana, guru tersebut harus memberikan motivasi, empati, dan mengeluarkan potensi terbaik peserta didik. “Itu tidak bisa dilakukan oleh mesin,” ucapnnya.

Ditambahkannya pula guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber pengetahuan. Anak kini bisa mendapat berbagai pengetahuan yang tersebar di dunia maya melalui teknologi digital.

Berita Lainnya

Wawali Ajak WUB Bangun Brand

Pemko Tiadakan Absen Sidik Jari

1 dari 3.223

“Perubahan kemajuan teknologi yang berpengaruh ke pendidikan tidak bisa dihindari. Cara anak belajar makin efisien karena sumber belajar kian luas dan terjangkau melalui teknologi digital. Sebab itu, guru harus mampu beradaptasi dalam revolusi teknologi saat ini,” tambahnya.

Para pengajar perlu makin inovatif dan kreatif dalam membuat desain pembelajaran yang lebih efektif. Misalnya, merangsang nalar siswa untuk lebih kritis dalam menghadapi pelajaran. Itu bisa dilakukan dengan membuat materi dan soal pelajaran yang informasinya tidak bisa didapat di internet.

“Pendekatan emosional salah satu faktor yang penting pula,” pungkasnnya.

Sementara itu, Kepala Prodi Pasca Magister Pendidikan Uniska, Dr Kasypul Anwar mengatakan, sepakat peran guru di era revolusi teknologi perlu ditingkatkan. Membangun kesiapan guru dibutuhkan pertama-tama dengan membangun pola pikir baru yang sesuai untuk beradaptasi. “Tantangannya sekarang bagaimana guru memaknai dan mengkontekstualisasikan perannya agar tidak tertinggal,” katanya.

Ia juga menuturkan sebagai seorang guru jangan mudah menyerah dlam memberikan pendidikan kepada anak didiknya serta terus menggali potensi para siswa. “Jangan menyerah tetap semangat dalam memberikan pendidikan,”ucapnya. (fin/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya