Jala Ikan Hampir Punah Disapu Air, Kerugian Miliaran Rupiah

Martapura, KP – Para pembudidaya ikan di Desa Sungaialang dan Sungailandas, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, mengalami kerugian miliaran rupiah. Penyebabnya jala apung di aliran Sungai Martapura hampir punah disapu arus deras, Jumat (15/1) pagi. Saat ini hanya tersisa beberapa jala apung.
Kejadian serupa pernah dialami pembudidaya ikan pada tahun 2006 lalu.
Pembudidaya sejatinya sudah berusaha agar jala tidak terbawa arus dengan menambah tali tambat, namun apa daya arus air yang lebih kencang.
“Tadi malam hujan sampai pagi, air yang turun sangat banyak dan deras, sehingga hampir semua jala hanyut,” ujar Muhammad Zaini, salah satu pembudidaya ikan di Desa Sungaialang.
Ia mengaku ikan yang dibudidaya sudah siap panen. Sampai dengan sebelum hanyut sudah menghabiskan 32 sak pakan. “Jika diuangkan untuk pakan sekitar Rp11 juta dengan perhitungan Rp300 per sak. Mau bagaimana lagi pasrah saja, jala saya itu baru dibikin dan belum pernah panen,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banjar, HM. Riza Dauly, mengungkapkan pihaknya masih melakukan pendataan.

Berita Lainnya
1 dari 2.939

“Menyikapi peristiwa ini, saya menyampaikan agar pembudidaya bersabar dan tetap semangat untuk berusaha di sektor perikanan,” ucapnya.

Dia meminta kepada pembudidaya yang terdampak melaporkan diri ke aparat desa setempat dan penyuluh perikanan terkait nilai kerugian yang dialami.
“Data tersebut nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan guna menentukan kebijakan pemulihan ekonomi sektor perikanan,” katanya.(mns/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya