Pemprov Kalteng Kirim Lagi Tim Kesehatan ke Kalsel

Sekda Fahrizal Ftri menyatakan dampak dari bencana bukan hanya berkenaan dengan kerugian material, tetapi juga kesehatan. Setelah kejadian banjir, biasanya akan ada penyakit-penyakit, seperti diare, gatal-gatal, dan lain-lain, sehingga kehadiran Tim Relawan Kesehatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya terkait risiko kesehatan akibat banjir.

PALANGKA RAYA, KP — Perkuat bantuan bencana banjir Kalsel, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng memberangkatkan Tim Relawan Kesehatan, Selasa (19/1).

Pemberangkatan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Fahrizal Fitri, mewakili Gubernur Kalteng, di depan Lobi Kantor Gubernur Kalteng didampingi sejumlah pejabat lainnya.

Menurut Sekda, tim yang telah berangkat, baik dari Tim Tagana dari Dinas Sosial, tim relawan dari Badan Penanggulangan Bencana kita, ada juga Tim Palang Merah Indonesia, dan hari ini Tim Kesehatan.S

Sekda Fahrizal Ftri menyatakan dampak dari bencana bukan hanya berkenaan dengan kerugian material, tetapi juga kesehatan. Setelah kejadian banjir, biasanya akan ada penyakit-penyakit, seperti diare, gatal-gatal, dan lain-lain, sehingga kehadiran Tim Relawan Kesehatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya terkait risiko kesehatan akibat banjir.

Berita Lainnya
1 dari 431

Untuk itu ia berharap para relawan kesehatan tersebut dapat memberikan pelayanan terbaik kepada warga masyarakat korban banjir di Kalsel. Layanan kesehatan diberikan selama empat hari.

Diingatkan ditengah pandemi covid 19, dalam memberi layanan kesehatan relawan tetap menjaga kesehatan, harus siap fisik dan mental. Di tengah pandemi lagi kita ini, tentu harus betul-betul menjaga standar protokol kesehatan dan ingatkan kepada seluruh masyarakat,” pinta Sekda Fahrizal Fitri.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul, tim relawan akan ditempatkan pada titik terparah banjir di wilayah Martapura, Kabupaten Banjar.

Adapun jumlah Tim Kesehatan yang diberangkatkan berjumlah 12 orang personel, terdiri dari 2 orang dokter relawan dari rumah sakit Primaya Betang Pambelum dan 10 orang perawat alumnus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Palangka Raya.

Besok kembali direncanakan Tim Bantuan Medis dari UPR juga akan menyusul. Tim Relawan Kesehatan Kalteng ini akan bertugas selama 4 hari, dari tanggal 19-22 Januari 2021. Selain mengirimkan relawan, dikirimkan pula fasilitas kegawatdaruratan lainnya.

Pejabat yang hadir pada pelepasan tersebut, antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hamka, Plt. Kepala Pelaksana BPB-PK Provinsi Kalteng Darliansjah, Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Yayu Indriaty, Kepala Biro Umum Lisda Ariyyana, dan yang mewakili Direktur Poltekkes Kemenkes Palangka Raya. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya