Penangulangan Banjir di Banjar Lambat

Berita Lainnya

Satu Maret Vaksinasi Tahap II Dimulai

1 dari 2.382

Banjarmasin, KP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalsel, Fahrani menilai Bupati Banjar dan jajarannya lambat menanggulangani bencana banjir.
“Bahkan, hingga hari ke-11 genangan banjir masih mengepung Kabupaten Banjar,” kata Fahrani kepada wartawan, Minggu (24/1).
Fahrani mengungkapkan, ada ribuan rumah di lima Kecamatan yang masih terendam, yakni Kecamatan Kertak Hanyar, Sungai Tabuk, Martapura Barat, Martapura Timur dan Astambul.
“Ada kelambanan bagi pemerintah daerah untuk mengatasi itu (banjir, red),” tambah politisi muda dari daerah pemilihan Kalsel III, Kabupaten Banjar.
Terkait penanganan, Fahrani tak mau menduga-duga apa penyebabnya. Apakah terkait masa jabatan kepala daerah yang akan habis atau mungkin terkendala sumber daya manusi (SDM) hingga pendanaan.
Yang jelas, tidak ada alasan pemerintah untuk melambatkan kiriman bantuan dan mengatur strategi supaya banjir seger kering.
“Dibalik itu semua tidak ada alasan jika masalah bencana ini dilambat – lambatkan penangananya,” jelas anggota Komisi I DPRD Kalsel.
Sementara itu, Syarif salah satu warga Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar mengatakan, air sudah sepekan merendam rumahnya. Walau sebagian daerah sudah mulai surut, komplek tempat ia tinggal masih tergenang.
“Di Komplek perumahan (air) masih cukup tinggi. Sementara tidak tidur di rumah,’ katanya. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya