Pengamen Tewas Dikeroyok Sejumlah Pemuda Tanggung

Untuk terduga pelaku berjumlah enam orang. Dan saat ini tiga pelaku lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)

BANJARMASIN, KP – Insiden pengeroyokan berujung pembunuhan terjadi di Jalan Pasar Lama Laut RT 07 Banjarmasin Tengah, Jum’at dinihari (01/01/2020), sekitar pukul 03.00 WITA.

Seorang pengamen bernama Iwan alias Temon (25), warga Jalan Antasan Kecil Timur belakang Mesjid Jami Banjarmasin Utara meninggal dunia.

Sementara satu temannya bernama Noor Rahman (17), warga Jalan Irian Jaya Banjarmasin Tengah ini masih menjalani perawatan medis.

Di lokasi kejadian anggota yang melakukan identifikasi dan olah TKP mendapatkan sejumlah barang bukti, berupa gagang pisau dari mancis dan pisau gagang dari kayu dan balokan kayu sepanjang 2,5 meter saat berada di Tempat Kejadian Pekara (TKP).

Namun dalam waktu empat jam, tiga pelakunya yang masih pemuda tanggung, diamankan anggota Buru Sergap (Buser) Polsekta Banjarmasin Tengah, saat berada di Jalan Pasar Lama Banjarmasin Tengah, Jum’at pagi (01/01/2021), sekitar pukul 07.30 WITA.

Ketiga pelaku masing-masing bernama Zakaria alias Ijak Alias Togok (18), warga Jalan Antasan Kecil Barat RT 11 Banjarmasin Tengah, Abdul Waris (18), warga Jalan Pasar Lama Laut RT 08 RW 01 Banjarmasin Tengah.

Satu pelaku lainnya, masih di bawah umur yakni MY (15), warga Jalan Pasar Lama Banjarmasin Tengah.

Berita Lainnya
1 dari 1.086

Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Irwan Kurniadi SIK, melalui Kanit Reskrim Ipda I Gusti Ngurah Utama Putra STrK membenarkan penangkapan tersebut.

“Untuk terduga pelaku berjumlah enam orang. Dan saat ini tiga pelaku lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujarnya, Jumat (1/1/2021).

Kronologisnya, korban bersama Rahman berjalan kaki. Persis di kawasan Pasar Lama, keduanya berpasan sejumlah pelaku. Diantaranya MY yang saat itu sudah membawa pisau dengan gagang mancis di balik pinggangnya.

Sejurus itu Rahman berkata “unda (saya) mau melihat kamu kaya (seperti) dulu”, dengan korban. Entah apa maksudnya, lantas korban melepas pakaian.

Sejurus itu, pelaku MY bersama temannya berlarian mengejar korban dan Rahman.

Sempat kabur sekitar 100 meter, tiba-tiba pelaku lain berdatangan. Keduanya kemudian dikeroyok menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau, kayu dan ada dengan tangan kosong.

Kalah jumlah, Rahman terkena tikam di pinggang. Sementara Temon tewas dengan luka tusuk di dada dan luka robek di dagu.

“Jasad korban dibawa ke kamar Jenazah RSUD UliN Banjarmasin, dan Rahman dibawa ke Intalasi Gawat Darurat RSUD UliN Banjarmasin,” kata Ipda I Gusti Ngurah Utama.

Ia juga memastikan, tiga terduga pelaku lainnya masih diburu. “Mudahan dalam waktu secepatnya bisa diringkus,” sebutnya. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya