Diapresiasi Logam Emas, Karyawan PDAM Diajak Wujudkan Tantangan Walikota

Banjarmasin, KP – Semua karyawan PDAM Bandarmasin diajak untuk merapatkan barisan bersama-sama mewujudkan tantangan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina yang pada Pucal momentum hari jadi ke 48 PDAM Bandarmasih yang meminta untuk bisa memberikan pelayanan sepenuh hati dan bisa mengembangkan bisnis PDAM tanpa menunggu kucuran dana Pemerintah.

“PDAM dulu berbeda dengan sekarang yang sudah lima tahun tak mendapatkan setoran modal tetapi bisa survive dan tetap berkembang, karena dengan tantangan Pak Walikota dua tahun mendatang bisa bekerja bisa memberikan pelayanan baik harus diwujudkan,’’ucap Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir H Yudha Ahmady usai memberikan penghargaan logam mulia (emas 99) bernilai jutaan rupiah pada hari jadi ke 48 PDAM Bandarmasih, Rabu (17/2) pagi.

Bahkan dari 46 karyawan PDAM Bandarmasih yang menerima dan mendapat penghargaan adalah karyawan yang sudah mengabdi selama 10 tahun (7,5 gram emas) 20 tahun (12,5 gram emas) dan 30 tahun (17,5 gram emas).

Penghargaan langsung diserahkan oleh Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Ir H Yudha Akhmadi, didampingi Direktur Operasional Ir H Supian MT juga Direktur Umum dan Keuangan Hj Farida Ariyati SE disaksikan para pejabat di lingkungan PDAM Bandarmasih.

Berita Lainnya
1 dari 2.423

Dikatakan Yudha, apresiasi sebuah logam mulia bukan dilihat barangnya. Namun, penghargaan tersebut dimaknai sebagai kekuatan. Baginya, semua kekuatan itu ada pada karyawan. “Karyawan adalah kekuatan, penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi agar karyawan bekerja lebih maksimal lagi melayani pelanggan,” katanya usai upacara puncak HUT PDAM Bandarmasih.

Yudha melanjutkan, di usia yang hampir setengah abad ini PDAM harus berani melakukan terobosan untuk meningkatkan pelayanan. Semua itu akan mudah dilakukan apabila bila dilakukan bersama-sama. “Karyawan harus melakukan yang terbaik dan harus berani melakukan terobosan baru. Mudahan diusia sekarang ini PDAM semakin terbaik,” tuturnya.

Khusus terkait tantangan Walikota Banjarmasin, yang ingin perusahaan air minum ini melakukan banyak perubahan seperti melakukan peremajaan pipa dan jaringan baru lainnya tentunya dibutuhkan dana dan sokongan modal yang cukup besar.

Yudha mengaku optimis dan kurun waktu dua tahun ini bisa terealisasi. Saat ini pihaknya sudah melakukan pendekatan kepada instansi yang memiliki sumber dana. Ia berharap, impian semua itu bisa terwujud demi pelayanan prima.

Bahkan Yudha mengatakan untuk mewujudkan tantangan Walikota, tentu diperlukan langkah awal khususya dalam peningkatan pelayanan di Banjarmasin Barat harus dibangun reservoir di Sutoyo S Banjarmasin yang membutuhkan investasi senilai Rp40 M selanjutkan pergantian jaringan invetasi yang masih bocor juga diperlukan biaya sebesar Rp20 sehingga kebutuhan dana sekitar Rp60 diharapkan dalam membangun mendapatkan dukungan dari semua pihak. (vin/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya